Panen Perdana Garam Nagekeo Targetkan Produksi 20 Ribu Ton

  • 14 Agt 2026 19:32 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Nagekeo – Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menghadiri panen garam perdana 2026 di tambak garam PT Cheetham Salt Indonesia, Nggolonio, Desa Nggolonio, Kecamatan Aesesa, Selasa 11 Agustus 2026. Kunjungan tersebut sekaligus untuk memantau produksi garam industri dan perkembangan investasi di Kabupaten Nagekeo.

Bupati didampingi Direktur Utama PT Cheetham Salt Indonesia Nggolonio, Artur Tanudjaja, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Di antaranya Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan, Dinas PTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Camat Aesesa, Kabag Pemerintahan, dan pejabat lainnya.

Artur Tanudjaja mengatakan produksi garam di Nggolonio memiliki potensi besar dengan kualitas yang terus meningkat. Pada 2026, tingkat kemurnian atau kadar natrium klorida (NaCl) ditargetkan mencapai 98 persen, meningkat dari sekitar 95 persen pada tahun sebelumnya.

"Purity 98 persen ini di Indonesia baru di kita, baru di Nagekeo, dan kita baru capai tahun ini," ujar Artur.

Dari sisi produktivitas, PT Cheetham Salt Indonesia menargetkan produksi mencapai 20 ribu ton sepanjang 2026. Target tersebut meningkat dibandingkan produksi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 11 ribu ton.

Artur menjelaskan, capaian produksi sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan intensitas panas matahari. Proses panen dilakukan setiap 35 hari dengan hasil sekitar 90 ton dari setiap meja produksi.

Dalam kegiatan produksi, perusahaan juga memberdayakan tenaga kerja lokal. Sekitar 80 persen tenaga kerja yang terlibat merupakan masyarakat lokal dengan waktu kerja antara tujuh hingga delapan jam per hari.

Bupati Nagekeo Simplisius Donatus menyambut baik peningkatan kualitas dan produksi garam PT Cheetham Salt Indonesia di Nggolonio. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan potensi garam di Kabupaten Nagekeo dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan.

"Ini tentu menjadi kabar positif bagi kita semua karena hasil yang ada menunjukkan peningkatan potensi garam di Kabupaten Nagekeo dapat dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan," ujar Simplisius Donatus.

Bupati berharap kualitas dan produksi garam tersebut dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang. Pemerintah Kabupaten Nagekeo juga berkomitmen mendukung investasi yang memberikan manfaat bagi daerah, termasuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....