SPPG Ndona Layani 2.853 Penerima MBG Setiap Hari
- 13 Agt 2026 13:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, telah berjalan selama satu tahun enam bulan. Salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Ndona kini melayani 2.853 penerima dari berbagai kelompok sasaran.
Koordinator Yayasan Putra Persada Bhakti Dapur SPPG Ndona, Maximus Deki,kepada RRI pada Rabu 12 Agustus 2026 mengatakan layanan tersebut mencakup 21 sekolah dan 12 Posyandu. Puluhan satuan pendidikan yang dilayani terdiri atas enam Kober, delapan SD, dua SMP, serta empat SMK dan SMA.
Menurut Maximus, SPPG Ndona yang berlokasi di Kelurahan Lokoboko menjadi salah satu dapur dengan jumlah penerima terbesar di Kabupaten Ende. Besarnya cakupan layanan itu tidak hanya terlihat dari jumlah sekolah, tetapi juga penerima dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita.
Selama pelaksanaan MBG, Maximus menyebut belum ada aduan luar biasa dari masyarakat maupun sekolah penerima. Meski demikian, pihaknya tetap rutin berkoordinasi dengan kepala sekolah dan kader Posyandu untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan.
“Walaupun tidak ada keluhan selama ini, kami tetap melakukan rapat koordinasi dengan para kepala sekolah dan kader Posyandu untuk terus berbenah,” ujar Maximus. Ia berharap masyarakat juga aktif memberikan masukan agar pelayanan makanan bergizi di SPPG Ndona semakin baik.
Dapur SPPG Ndona saat ini didukung 49 pekerja, terdiri atas 47 orang yang dibiayai negara dan dua orang yang dibiayai yayasan. Maximus berharap seluruh pemangku kepentingan ikut memperkuat tujuan MBG melalui pemberdayaan ekonomi lokal, terutama dalam penyediaan sayur, buah, dan ayam.
Untuk kebutuhan ayam, SPPG Ndona mengandalkan pelaku usaha lokal di Kabupaten Ende. “Sejauh ini untuk SPPG wilayah Ndona, suplai ayam seratus persen dari usaha lokal dan tidak pernah satu kali pun menggunakan suplai ayam dari luar wilayah Ende,” katanya.
Kader Posyandu Watumbawu, Kelurahan Lokoboko, Kecamatan Ndona, Wiwik Sumbowo, mengatakan makanan MBG untuk penerima di Posyandu tersebut didistribusikan tepat waktu sekitar pukul 07.00 WITA. Posyandu Watumbawu memiliki 40 penerima yang terdiri atas tiga ibu hamil, tujuh ibu menyusui, dan 30 bayi serta balita.

Wiwik menilai menu yang diberikan cukup beragam karena berganti antara ayam, telur, sayur, dan berbagai jenis buah seperti apel, pisang, salak, dan jeruk. Ia berharap menu untuk ibu hamil dan bayi balita tidak terlalu sering berupa makanan kering, tetapi dapat diselingi makanan berkuah seperti sup.
“Program MBG ini sangat bagus untuk bayi, balita, dan ibu hamil,” kata Wiwik. Ia juga menyebut hingga kini tidak pernah ada keluhan maupun kasus keracunan dari makanan yang disalurkan SPPG Ndona kepada penerima di Posyandu Watumbawu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....