FKUB Goes To School Perkuat Moderasi Beragama di Manggarai Timur
- 11 Agt 2026 15:10 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Timur – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Manggarai Timur bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Timur menggelar program FKUB Goes To School di Aula SMAN 1 Kota Komba, Desa Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Sabtu 8 Agustus 2026.
Kegiatan mengusung tema “Moderasi Beragama Dimulai dari Kelas: Beriman, Berkarakter, Berbudaya” dan diikuti 60 peserta didik. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan toleransi sejak dini di lingkungan pendidikan.
Sejumlah pemateri dari berbagai unsur agama dan pemerintah hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Romo Wili Findoro, Narsi Baharu, Kota Njadi, Beni Marjun, dan Hironimus Nawang. Fasilitasi sekretariat didukung jajaran Kemenag Manggarai Timur, Yohanes Sudarmin Sion dan Pius Roflianus Bantara Habit.
Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun keyakinan agama yang kuat, karakter toleran, serta kemampuan menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan musyawarah.
Romo Wili Findoro mengatakan lingkungan sekolah, khususnya ruang kelas, memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mampu menghargai keberagaman.
Menurutnya, moderasi beragama perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik tumbuh menjadi generasi yang cinta damai dan mampu menjaga persatuan.
“Moderasi beragama tidak bisa ditunda. Kelas adalah ruang pertama anak-anak belajar menghargai perbedaan,” katanya.
Kepala SMAN 1 Kota Komba, Yohanes Santing, menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Ia menyatakan kesiapan sekolah menjadi ruang pembelajaran sekaligus laboratorium kerukunan bagi peserta didik.
Ia berharap kegiatan FKUB Goes To School dapat dilaksanakan secara rutin sehingga nilai toleransi, keberagaman, dan persaudaraan semakin kuat di lingkungan sekolah.
Melalui program FKUB Goes To School, FKUB Kabupaten Manggarai Timur bersama Kemenag Manggarai Timur menegaskan komitmen memperkuat pendidikan karakter dan moderasi beragama di kalangan generasi muda.
Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk peserta didik yang beriman, toleran, berkarakter, dan berbudaya serta mampu menjaga kerukunan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....