Evangelis Ajak Jemaat Tetap Bersukacita Hadapi Berbagai Kesulitan Hidup

  • 08 Agt 2026 16:32 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Pendeta Krispin Priska mengajak umat Kristen memelihara sukacita sejati yang didasarkan pada keteguhan hati kepada Tuhan, bukan sekadar perayaan lahiriah.
  • Menurut renungan Pantakosta, sukacita yang lahir dari iman berdampak positif pada kesehatan fisik dan ketahanan menghadapi tekanan hidup.
  • Amsal 15:15 dan Amsal 17:22 menjadi dasar teologis bahwa hati yang gembira merupakan sumber kekuatan dan obat yang manjur dalam kehidupan umat Kristen.

RRI.CO.ID , Ende - Evangelis Gereja Mawar Sharon Ende, Krispin Priska, mengajak umat Kristen untuk tetap memelihara sukacita di tengah berbagai kesulitan hidup melalui renungan Mutiara Pagi Pantakosta yang disampaikan pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Dalam renungan bertajuk Tetap Berpesta di Tengah Kesulitan, ia menegaskan bahwa sukacita bukan sekadar perayaan lahiriah, melainkan keteguhan hati yang bersandar kepada Tuhan ketika menghadapi tekanan hidup.

Mengacu pada Amsal 15:15, Krispin menjelaskan bahwa hati yang gembira menjadi sumber kekuatan bagi seseorang dalam menjalani berbagai persoalan. Menurutnya, sukacita yang lahir dari iman juga berdampak pada kesehatan, sebagaimana ditegaskan dalam Amsal 17:22 bahwa hati yang gembira merupakan obat yang manjur.

Ia juga mengutip Habakuk 3:17-19 sebagai gambaran sikap orang percaya yang tetap bersorak kepada Tuhan meskipun menghadapi kegagalan, kekurangan, maupun situasi ekonomi yang sulit. Krispin menilai, pergumulan hidup seharusnya menjadi kesempatan untuk semakin mendekat kepada Tuhan, bukan sebaliknya menjauh karena rasa putus asa.

Dalam renungannya, Krispin turut menyinggung kisah Daud dan Bani Amon dalam 1 Tawarikh 19 sebagai contoh bahwa kesalahpahaman, fitnah, dan prasangka dapat memicu konflik di tengah hubungan antarmanusia. Karena itu, ia mengingatkan jemaat agar tetap membangun persekutuan yang sehat, saling menguatkan, serta tidak larut dalam pengaruh orang-orang yang menebarkan permusuhan.

Menutup renungan, Krispin mengajak umat untuk senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap keputusan dan pergumulan hidup melalui doa serta pembacaan firman Tuhan. Ia meyakini bahwa pengharapan kepada Tuhan akan memberikan kekuatan, memulihkan hati yang terluka, serta menolong setiap orang menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....