Mitigasi Bencana Harus Masuk Pendidikan Masyarakat

  • 28 Jul 2026 08:52 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pendidikan mitigasi bencana perlu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman alam. Upaya tersebut dinilai penting agar masyarakat mampu mengenali risiko dan mengambil langkah penyelamatan secara tepat.

Hal tersebut disampaikan Direktur WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga, dalam program OBRAS (Obrolan SPADA) Pro 2 RRI Ende, Rabu 22 Juli 2026. Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana tidak cukup diberikan saat terjadi bencana, tetapi harus dibangun secara berkelanjutan melalui proses pendidikan.

"Mitigasi bencana harus menjadi bagian dari pendidikan masyarakat," ujar Yuvensius. Ia menilai pengetahuan yang baik akan membantu masyarakat mengurangi risiko sekaligus meningkatkan kemampuan menghadapi keadaan darurat.

Yuvensius menjelaskan, langkah pertama dalam mitigasi adalah mengenali ancaman, kerentanan, dan kapasitas yang dimiliki setiap wilayah. Pemahaman tersebut menjadi dasar dalam menentukan tindakan pencegahan maupun penyelamatan ketika bencana terjadi.

Menurutnya, pendidikan kebencanaan harus melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, sekolah, komunitas, hingga pemerintah. Kolaborasi tersebut diperlukan agar budaya sadar bencana tumbuh sebagai bagian dari kebiasaan masyarakat sehari-hari.

Ia menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan pengetahuan mitigasi kepada peserta didik sejak usia dini. Pembelajaran kebencanaan sebaiknya dipadukan dengan simulasi sehingga siswa memahami langkah penyelamatan secara langsung.

Selain melalui pendidikan formal, Yuvensius mendorong pemanfaatan media dan ruang publik sebagai sarana memperluas literasi kebencanaan. Penyebaran informasi yang akurat diyakini mampu meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mengurangi kepanikan masyarakat saat bencana terjadi.

Ia berharap pendidikan mitigasi menjadi gerakan bersama yang terus diperkuat di berbagai daerah. Menurutnya, masyarakat yang memahami risiko bencana akan lebih siap melindungi diri, keluarga, dan lingkungan ketika menghadapi situasi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....