Sorgum Jadi Andalan Komunitas Gebetan Kembangkan Lahan Kering Berkelanjutan
- 24 Jul 2026 16:56 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Komunitas Gebetan ( Gerep Belamu Tapobali Wolowutun) di Desa Tapobali, Kabupaten Lembata, menjadikan sorgum sebagai komoditas unggulan dalam pengembangan pertanian lahan kering. Tanaman tersebut dipilih karena dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi iklim yang semakin tidak menentu sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Koordinator Komunitas Gebetan, Andika Kilok, mengatakan pemilihan sorgum didasarkan pada hasil kajian terhadap berbagai tanaman pangan lokal yang pernah tumbuh di wilayah Tapobali. Komunitas kemudian menghidupkan kembali sejumlah varietas yang mulai ditinggalkan masyarakat.
"Kami menemukan bahwa sorgum pernah tumbuh di daerah kami dan mampu bertahan di lahan kering. Karena itu kami kembali membudidayakannya," ujar Andika dalam program Komunitas Bicara RRI Ende, Selasa, 21 Juli 2026.
Selain sorgum, komunitas juga membudidayakan jali-jali dan beberapa jenis pangan lokal lainnya. Benih diperoleh melalui jejaring dengan komunitas lain yang memiliki perhatian terhadap pelestarian pangan lokal.
Hasil panen sorgum diolah menjadi kopi sorgum, cookies, sereal, dan beras sorgum. Produk tersebut dipasarkan melalui media daring, kios desa, hingga kemitraan dengan berbagai pihak.
Melalui pengembangan produk olahan, komunitas berharap nilai ekonomi pangan lokal semakin meningkat. Upaya itu juga menjadi sarana mengenalkan kembali pangan lokal kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....