Bupati Ende: Kota Kecil dengan Peran Besar bagi Bangsa

  • 21 Jul 2026 22:14 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Bupati Ende Yosef Benediktus Badeoda menegaskan Kota Ende memiliki peran strategis dalam perjalanan bangsa Indonesia meski berukuran kecil. Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan Uskup Agung Tokyo, Kardinal Tarcisio Isao Kikuchi, SVD, bersama Uskup Niigata Jepang, Mgr. Paulus Narui Daisuke, SVD, dan Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, di SMA Swasta Katolik (SMAK) Syuradikara Ende, Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Yosef, Ende dikenal sebagai Kota Lahirnya Pancasila yang melahirkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, Ende memiliki kontribusi penting dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia mengatakan, Ende menjadi ruang pembelajaran tentang kebhinekaan, toleransi, kemanusiaan, keadilan, dan persatuan. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Ende dalam mewujudkan pembangunan yang maju, berlandaskan iman dan budaya.

Yosef menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Seluruh elemen masyarakat, menurutnya, perlu memiliki visi bersama dalam menjaga keberlanjutan kehidupan."Inilah empat kata yang penting, menyatukan, merawat bumi, memperkuat ketahanan hidup, dan juga meneduhkan peradaban. Inilah Ende," kata Yosef.

Ia kembali menegaskan bahwa besarnya kontribusi sebuah daerah tidak ditentukan oleh luas wilayahnya. Sebagai kota kecil, Ende terus berupaya memberikan sumbangsih bagi kemajuan bangsa melalui penguatan nilai-nilai persatuan dan kemanusiaan.

Kehadiran Kardinal Tarcisio Isao Kikuchi, Mgr. Paulus Narui Daisuke, dan Mgr. Paulus Budi Kleden disambut hangat oleh civitas akademika SMAK Syuradikara, para alumni, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Ende.

Dalam kesempatan itu, Kardinal Tarcisio Kikuchi dan Mgr. Paulus Narui Daisuke menyapa para guru, siswa, serta alumni SMAK Syuradikara. Suasana berlangsung penuh keakraban dan mendapat sambutan antusias dari peserta yang hadir.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Gereja Katolik di Indonesia dan Jepang. Momentum itu juga memperkuat kerja sama di bidang pendidikan yang selama ini dijalankan oleh Serikat Sabda Allah (SVD), sekaligus meneguhkan semangat persaudaraan lintas bangsa yang berakar dari Kota Ende.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....