Conrad Good Vibration Harap Festival Bale Nagi Angkat Budaya Flores Timur
- 21 Jul 2026 11:41 WIB
- Ende
Poin Utama
- Festival Bale Nagi diharapkan menjadi etalase budaya Flores Timur, menampilkan seni, tradisi, kuliner, dan produk industri kreatif kepada masyarakat luas.
- Conrad Good Vibration menilai Bale Nagi tidak boleh sekadar menjadi hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi yang memperkuat identitas budaya dan mendorong ekonomi kreatif.
- Sebagai diaspora Flores Timur, Conrad berharap Festival Bale Nagi mampu menarik wisatawan sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap budaya dan kearifan lokal.
RRI.CO.ID, Ende – Penyanyi reggae asal Flores Timur, Conrad Good Vibration, berharap Festival Bale Nagi 2026 menjadi ruang untuk memperkuat identitas budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan Flores Timur kepada masyarakat yang lebih luas. Menurutnya, festival tersebut tidak boleh sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga wadah kolaborasi dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.
Sebagai diaspora Flores Timur, Conrad Good Vibration mengaku telah beberapa kali tampil dalam Festival Bale Nagi. Tahun ini, festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Taman Kota Felix Fernandez.
Ia mengatakan makna utama Festival Bale Nagi harus tetap dipertahankan, yakni mengajak masyarakat untuk kembali mengenal dan mencintai Flores Timur. Menurutnya, semangat itu tidak hanya ditujukan bagi warga asal Flores Timur, tetapi juga masyarakat dari berbagai daerah agar turut mengenal kekayaan budaya daerah tersebut.
"Esensi Bale Nagi adalah mengajak orang untuk kembali. Bukan hanya orang Flores Timur, tetapi juga masyarakat luas agar mengenal daerah ini lebih dekat," ujarnya, Jumad, 17 Juli 2026 di RRI Ende.
Menurut Conrad, Festival Bale Nagi dapat menjadi etalase budaya yang menampilkan berbagai kekayaan lokal, mulai dari tradisi, seni, kuliner, hingga produk industri kreatif yang dimiliki masyarakat Flores Timur. Ia menilai, semakin banyak potensi lokal yang ditampilkan, semakin besar pula peluang festival tersebut menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku ekonomi kreatif.
"Festival ini harus menjadi media untuk mempertunjukkan budaya, kearifan lokal, makanan khas, dan industri kreatif kita. Jadi bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang berkolaborasi dan memperkenalkan jati diri Flores Timur kepada dunia," katanya.
Conrad berharap Festival Bale Nagi terus berkembang menjadi agenda budaya yang mampu mempertemukan masyarakat, pelaku seni, komunitas kreatif, dan wisatawan. Menurutnya, festival tersebut harus menjadi ruang untuk mengangkat nilai-nilai lokal sebagai kekuatan utama dalam pengembangan budaya dan pariwisata Flores Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....