Kemenag Ende Perkuat Moderasi Beragama Bersama Forum Lintas Agama
- 16 Jul 2026 15:38 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ende memperkuat komitmen menjaga kerukunan masyarakat melalui pertemuan berkala yang digelar di Aula Kantor FKUB, Rabu 15 Juli 2026. Pertemuan tersebut dihadiri tokoh agama Katolik, Islam, Kristen Protestan, Hindu, dan Buddha.
Forum itu menjadi ruang dialog untuk membahas penguatan moderasi beragama sekaligus merumuskan langkah bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat tetap rukun, aman, dan kondusif. Kegiatan juga diarahkan untuk mempererat koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ende, Nikolaus Nama Payon, mengatakan sinergi antara pemerintah, FKUB, dan para tokoh agama menjadi kunci dalam memperluas pemahaman moderasi beragama hingga ke tingkat masyarakat. Menurutnya, penguatan nilai-nilai toleransi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan forum dialog lintas agama memiliki peran penting sebagai wadah komunikasi dalam mengidentifikasi potensi persoalan sosial sejak dini. Melalui dialog yang terbuka, berbagai perbedaan diharapkan dapat diselesaikan secara damai sebelum berkembang menjadi konflik.
Nikolaus juga menilai keterlibatan seluruh unsur keagamaan akan memperkuat upaya menciptakan stabilitas sosial di Kabupaten Ende. Karena itu, kolaborasi antarlembaga perlu terus dipelihara agar setiap persoalan dapat disikapi secara bijaksana.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Ende, RD. Frederikus B. Wea Dopo, mengajak seluruh tokoh agama meningkatkan edukasi kepada umat mengenai pentingnya menjaga persaudaraan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi bohong maupun provokasi yang mengandung isu suku, agama, ras, dan antargolongan.
Menurutnya, literasi informasi menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah munculnya kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat. Peran tokoh agama dinilai strategis dalam memberikan pemahaman yang benar kepada umat di tengah derasnya arus informasi.
Selain membahas isu moderasi beragama, pertemuan tersebut juga menghasilkan pembahasan mengenai rencana program kolaboratif antara Kementerian Agama dan FKUB Kabupaten Ende. Program itu diarahkan untuk memperkuat toleransi, memperluas dialog lintas agama, serta menjaga kerukunan masyarakat secara berkelanjutan di Kabupaten Ende.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....