Peserta Apresiasi Festival Lamaholot 2026
- 03 Jul 2026 22:34 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Lembata – Peserta Festival Lamaholot 2026 dari Pulau Solor, Kabupaten Flores Timur, mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai menjadi ruang promosi bagi pelaku seni dan budaya dari wilayah Lamaholot. Melalui kegiatan tersebut, para perajin tenun mendapat kesempatan memperkenalkan hasil karya kepada masyarakat yang lebih luas.
Salah seorang Penenun asal Desa Pamakayo, Maria Magdalena Keneka Lewar, mengatakan kelompoknya merasa bangga dapat mewakili Kabupaten Flores Timur dalam Festival Lamaholot 2026. Menurutnya, keikutsertaan tersebut menjadi kesempatan berharga untuk menampilkan identitas budaya daerah melalui karya tenun tradisional.
"Kami merasa bangga karena kelompok kami mewakili Flores Timur sebagai duta untuk menghadiri Festival Lamaholot di Lembata. Dengan adanya festival ini, kami bisa memamerkan karya-karya yang mungkin belum dikenal secara luas," ujar Maria Magdalena Keneka Lewar, Kamis 2 Juli 2026.
Ia menilai festival tidak hanya menjadi ajang pameran produk budaya, tetapi juga membuka peluang promosi dan pemasaran bagi para pelaku UMKM berbasis ekonomi kreatif. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah bahkan wisatawan mancanegara diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk tenun khas Lamaholot.
Festival Lamaholot 2026 berlangsung pada 1 hingga 4 Juli 2026 di Kabupaten Lembata dengan mengusung semangat pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat Lamaholot. Beragam kekayaan budaya ditampilkan selama festival, mulai dari tenun tradisional, pertunjukan tari, musik tradisional, kuliner khas, pameran produk UMKM, hingga promosi destinasi wisata dan tradisi adat dari berbagai wilayah di Lembata, Flores Timur, Alor, dan sekitarnya.
Selain menjadi ruang ekspresi budaya, festival juga menjadi wadah mempererat hubungan antarmasyarakat penutur bahasa Lamaholot yang tersebar di beberapa kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam upaya melestarikan warisan budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata.
Festival ini turut diikuti sejumlah wisatawan internasional dari beberapa Negara di antaranya Australia, Amerika Serikat, hingga Tasmania. Para peserta berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan agar budaya Lamaholot semakin lestari dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....