Wetan Helero Buktikan Anak Muda Mampu Jadi Penggerak Lingkungan
- 27 Jun 2026 12:18 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Flores Timur- Komunitas Wetan Helero di Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, berhasil membuktikan bahwa anak muda memiliki potensi besar menjadi penggerak pelestarian lingkungan. Berawal dari empat anggota, kini komunitas tersebut telah berkembang menjadi lebih dari 40 orang yang aktif dalam berbagai aksi konservasi dan pelestarian pangan lokal.
Founder Wetan Helero, Shindi Soge mengatakan peningkatan jumlah anggota terjadi karena komunitas menghadirkan kegiatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan generasi muda. Pendekatan kolaboratif menjadi cara mereka membangun kepedulian terhadap isu lingkungan secara bertahap.
Menurut Shindi, perubahan iklim menjadi tantangan yang semakin dirasakan masyarakat karena memengaruhi sektor pertanian dan meningkatkan risiko gagal panen. Kondisi tersebut mendorong Wetan Helero untuk menghadirkan aksi nyata yang dapat dilakukan masyarakat mulai dari lingkungan terdekat.
“Kami mengembangkan budidaya pangan lokal dengan menerapkan sistem pertanian cerdas iklim sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan cuaca.Selain itu, kami ajak masyarakat untuk bawa tumbler sebagai pengganti kemasan plastik air mineral,tanam pohon di kawasasan mata air dan sepanjang aliran Sungai”,kata Shindi.
Ia mengakui masih banyak tantangan dalam mengajak generasi muda terlibat dalam gerakan lingkungan. Dominasi media sosial, minimnya apresiasi, dan anggapan bahwa hasil pelestarian lingkungan baru terlihat dalam jangka panjang menjadi hambatan yang masih dihadapi.
Karena itu, Wetan Helero terus mengedukasi masyarakat bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dari aksi besar. “Kita bisa bawa tas belanja sendiri, hemat air dan listrik,sampai bawa pulang sampah bisa jadi kebiasaan sederhana yang terus kita kampanyekan”,ucap Shindi.
Ke depan, Wetan Helero menargetkan lahirnya masyarakat yang mandiri melalui pemanfaatan pangan lokal dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Komunitas ini berharap semakin banyak anak muda bergabung sehingga gerakan menjaga alam dapat menjadi budaya bersama, bukan sekadar tren sesaat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....