Shindi Ajak Anak Muda Bersama Wetan Helero Lestarikan Lingkungan dan Pangan
- 27 Jun 2026 12:20 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Flores Timur- Shindi Soge ,aktivis lingkungan dan founder Wetan Helero memperkenalkan komunitas yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pengembangan pangan lokal di Flores Timur dalam obrolan SPADA Pro 2 RRI Ende pada Jumat,26 Juni 2026. Wetan Helero merupakan komunitas lokal yang lahir dari semangat anak muda untuk menjaga alam sekaligus melestarikan pangan tradisional seperti jewawut (disebut juawut dalam bahasa lokal Flores Timur).
Menurut Shindi, perubahan iklim dan cuaca yang semakin tidak menentu menjadi persoalan lingkungan paling mendesak saat ini. Kondisi tersebut memicu berbagai kerentanan di masyarakat, termasuk ancaman terhadap sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Meski perubahan iklim tidak dapat dikendalikan secara langsung, masyarakat tetap dapat berkontribusi melalui aksi sederhana. Langkah tersebut antara lain mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, menjaga kelestarian hutan, serta menggunakan kemasan ramah lingkungan.
“Melalui Wetan Helero, kami sudah buat berbagai aksi nyata, mulai dari penghijauan di kawasan mata air dan aliran sungai hingga penerapan pertanian cerdas iklim berbasis pangan lokal. Kami juga mengembangkan wirausaha hijau yang mengedepankan keseimbangan antara nilai ekonomi dan kelestarian lingkungan”,ujar Shindi.
Shindi menilai rendahnya minat sebagian anak muda terhadap isu lingkungan dipengaruhi oleh kuatnya arus media sosial, minimnya apresiasi, dan anggapan bahwa hasil konservasi baru terlihat dalam jangka panjang. “Tapi saya optimistis kalua semakin banyak generasi muda akan terlibat jika mereka diberikan ruang yang kreatif, inovatif, dan kolaboratif ”, kata Shindi.
Saat ini, Wetan Helero telah berkembang dari empat anggota menjadi lebih dari 40 anak muda yang aktif melakukan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan. Bagi Shindi,perubahan besar selalu diawali dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan mengajak orang lain untuk ikut bergerak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mulai peduli terhadap lingkungan dari kebiasaan sederhana, seperti membawa tumbler dan tas belanja sendiri, membawa pulang sampah, serta menanam pohon di sekitar rumah. Ia berharap semakin banyak anak muda menjadi bagian dari solusi demi mewariskan lingkungan yang sehat dan pangan lokal yang lestari bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....