Polres Ende Gelar Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80

  • 27 Jun 2026 14:37 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Kepolisian Resor Ende menggelar doa bersama lintas agama menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Ruang PPKO Polres Ende, Jumat 26 Juji 2026. Kegiatan tersebut menjadi wujud penguatan toleransi sekaligus mempererat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan kerukunan di Kabupaten Ende.

Acara dimulai pukul 10.20 Wita di Ruang PPKO Polres Ende, Jalan Pahlawan, Kelurahan Potulando, Kabupaten Ende. Doa bersama dihadiri unsur TNI, Polri, tokoh agama, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta Bhayangkari dalam suasana penuh kekhidmatan.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata memimpin langsung kegiatan bersama Dandim 1602/Ende Letkol Inf Nugroho Susanto. Kehadiran pimpinan TNI dan Polri menunjukkan soliditas antarlembaga dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan masyarakat Kabupaten Ende.

Sejumlah tokoh agama dari berbagai keyakinan turut menghadiri kegiatan bersama jajaran pejabat utama Polres Ende dan Kodim 1602/Ende. Hadir pula Danki Brimob Pelopor B Ende, pengurus Bhayangkari, Lurah Ende Tengah, serta unsur masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolres Ende menyampaikan situasi keamanan daerah tetap kondusif berkat penyertaan Tuhan serta dukungan seluruh masyarakat. Menurutnya, angka delapan puluh melambangkan perjalanan panjang pengabdian Polri menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus menegakkan hukum secara profesional.

"Polri tidak dapat menjalankan seluruh tugas tanpa dukungan masyarakat dan para tokoh lintas agama. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting menjaga situasi kamtibmas tetap aman di tengah dinamika kehidupan sosial yang terus berkembang." ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres Ende juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dalam memberikan pelayanan kepolisian. Ia menegaskan komitmen institusinya terus melakukan pembenahan agar pelayanan semakin profesional, humanis, serta memenuhi harapan masyarakat.

Puncak kegiatan diisi doa bersama yang dipimpin bergantian oleh para pemuka agama sesuai keyakinan masing-masing. Doa dipanjatkan memohon keselamatan, kesehatan, kekuatan, serta kebijaksanaan bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat.

Momentum tersebut juga menjadi ruang refleksi menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang diperingati secara nasional pada 1 Juli 2026. Nilai persatuan dan toleransi dinilai menjadi modal utama menghadapi berbagai tantangan kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks.

Melalui doa bersama, seluruh peserta memohon keberkahan bagi bangsa serta terciptanya situasi keamanan yang tetap damai dan kondusif. Harapan itu sekaligus memperkuat semangat kebersamaan lintas agama dalam menjaga persatuan di Kabupaten Ende secara berkelanjutan.

Kapolres berharap sinergi antara Polres Ende, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat terus dipelihara bersama. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting menjadikan Ende sebagai contoh kehidupan masyarakat yang harmonis dan toleran.

Ia menambahkan kegiatan doa lintas agama merupakan momentum memperkuat rasa syukur sekaligus membangun semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Kondisi kamtibmas yang aman hanya dapat diwujudkan melalui kerja sama erat antara TNI, Polri, pemerintah, serta masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 Wita dengan sesi foto bersama seluruh peserta lintas sektor yang hadir. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat toleransi sebagai kekuatan utama kehidupan masyarakat Kabupaten Ende.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....