Forum Disabilitas Lembata Tekankan Peran Keluarga sebagai Kunci Kemandirian

  • 15 Jun 2026 23:08 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Lembata - Forum Peduli Kesejahteraan Difabel dan Keluarga (FPKDK) Lembata menegaskan bahwa keluarga memiliki peran paling penting dalam mendorong kemandirian penyandang disabilitas. Keluarga dinilai sebagai “pintu pertama” yang menentukan sejauh mana penyandang disabilitas dapat berkembang dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

Ketua FPKDK Lembata, Ramsi Lengodai, mengatakan dukungan keluarga menjadi faktor utama yang membantu penyandang disabilitas untuk berdaya dan tidak menarik diri dari lingkungan. Menurutnya, tanpa dukungan yang memadai, banyak penyandang disabilitas berisiko mengalami keterbatasan interaksi sosial hingga kehilangan kepercayaan diri.

“Semakin dewasa seseorang dengan hambatan disabilitas, mereka cenderung menarik diri dari lingkungan. Ini sangat berpotensi terjadi jika tidak ada dukungan keluarga,” ujarnya dalam Komunitas Bicara RRI Ende pada Selasa, 8 Juni 2026.

Ia menekankan bahwa pendampingan keluarga harus dimulai dari pemahaman terhadap kondisi dan kebutuhan anggota keluarga penyandang disabilitas, termasuk menyediakan akses dan ruang yang memungkinkan mereka tetap aktif dalam aktivitas sehari-hari.

Selain peran keluarga, FPKDK Lembata juga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif. Forum tersebut aktif melakukan pendampingan, advokasi, serta pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas melalui kelompok usaha bersama, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan akses layanan publik.

Ramsi menjelaskan, upaya pemberdayaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial penyandang disabilitas. Beberapa program yang dijalankan antara lain pelatihan UMKM, pengembangan usaha sederhana, hingga fasilitasi akses bantuan pemerintah.

Namun demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti stigma masyarakat, keterbatasan data terpilah penyandang disabilitas, serta akses pendidikan yang belum sepenuhnya inklusif.

“Data yang tidak lengkap bisa membuat intervensi tidak tepat sasaran. Kita butuh data yang benar-benar terpilah agar bantuan dan program bisa sesuai kebutuhan,” katanya.

FPKDK Lembata berharap ke depan semakin banyak pihak yang terlibat dalam menciptakan lingkungan yang ramah disabilitas, sehingga penyandang disabilitas dapat hidup lebih mandiri, setara, dan berdaya di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....