Musibah Tak Selamanya Menyakitkan, Simpan Hikmah Kehidupan Besar

  • 12 Jun 2026 14:01 WIB
  •  Ende
Poin Utama
  • Musibah tidak selalu bermakna penderitaan, tetapi dapat membawa hikmah dan kebaikan.
  • Setiap ujian yang dialami manusia terjadi atas izin Allah SWT dan mengandung pelajaran berharga.
  • Ujian hidup berperan membentuk kesabaran, keteguhan iman, dan tawakal kepada Allah SWT.
  • Umat Islam dianjurkan menghadapi musibah dengan sabar, introspeksi diri, doa, dan istigfar.

RRI.CO.ID, Ende - Musibah yang hadir dalam kehidupan manusia tidak selalu bermakna penderitaan semata, melainkan dapat menjadi jalan menuju kebaikan yang belum diketahui. Pesan itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Ende, Ivon Erawati Emba, S.Sy, dalam program Mutiara Pagi Islam yang disiarkan RRI, Jumat 12 Juni 2026.

Menurut Ivon, setiap ujian yang diberikan Allah SWT mengandung hikmah dan pelajaran berharga bagi orang yang beriman. Musibah dapat hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari kehilangan harta, sakit, kesedihan, hingga peristiwa yang tidak diharapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 216 mengajarkan bahwa sesuatu yang dibenci manusia bisa saja membawa kebaikan yang belum dipahami saat ini. Sebaliknya, hal yang disukai belum tentu memberikan manfaat terbaik menurut ketentuan Allah SWT.

Dalam kajian tersebut, Ivon juga menegaskan musibah merupakan sarana penghapus dosa sekaligus peningkat derajat seorang hamba. Hal itu sejalan dengan hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan kelelahan, kesedihan, penyakit, hingga gangguan kecil dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa seorang Muslim.

Selain sebagai penghapus dosa, musibah dinilai mampu menumbuhkan kesabaran, keteguhan iman, dan sikap tawakal kepada Allah SWT. Kisah Nabi Ayyub AS yang diuji dengan penyakit serta Nabi Yusuf AS yang menghadapi berbagai cobaan menjadi teladan bahwa ujian dapat berujung pada kemuliaan dan pertolongan Allah.

Melalui siaran tersebut, pendengar diajak menyikapi musibah dengan sabar, melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa dan istigfar, serta tetap meyakini pertolongan Allah SWT. Ivon menegaskan bahwa di balik setiap kesulitan selalu terdapat kemudahan, sebagaimana janji Allah SWT kepada hamba-Nya yang tetap beriman dan bersabar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....