MBKM Unwira Perkuat Kebangsaan Melalui Bakti Sosial Desa
- 06 Jun 2026 15:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan bakti sosial dan pemberdayaan masyarakat di Desa Ondorea, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat desa.
Dosen Pendamping Lapangan MBKM Mandiri Unwira 2026, Dr. Lucy Max, M.I.Kom., mengatakan program yang dilaksanakan dalam bentuk KKN Tematik itu dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat. Fokus kegiatan meliputi pendidikan, ekonomi kreatif, digitalisasi informasi desa, serta pengembangan berbagai potensi lokal.
Menurut Lucy, MBKM tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menerapkan teori secara langsung di lapangan. “Mahasiswa belajar mengaplikasikan apa yang mereka dapat selama kuliah menjadi program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya dalam program Kita Indonesia RRI, Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menjelaskan masyarakat Desa Ondorea menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kehadiran mahasiswa. Delapan program kerja yang dipresentasikan mendapat respons positif dari pemerintah desa dan warga karena dinilai sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Lucy menambahkan mahasiswa akan tinggal bersama masyarakat selama dua bulan melalui program live in. “Masyarakat sadar bahwa mereka membutuhkan sesuatu yang baru untuk membuat mereka menjadi lebih baik dan mereka menerima mahasiswa dengan sangat baik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Kelompok MBKM Unwira 2026 Desa Ondorea, Juricho Berti Liubana, mengatakan mahasiswa telah memulai kegiatan bakti sosial berupa pembersihan lingkungan bersama masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga mendorong pemanfaatan media sosial untuk memperluas pemasaran hasil pertanian dan kerajinan tenun yang menjadi potensi unggulan desa.
Lucy berharap kehadiran mahasiswa dapat membantu masyarakat meningkatkan akses pemasaran produk lokal sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kebangsaan. “Mari menjadi mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, integritas, dan semangat kebangsaan yang tinggi demi kemajuan bangsa dan negara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....