Rumah BUMN Ende Dorong UMKM Kojadoi Berinovasi

  • 23 Mei 2026 14:57 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Rumah BUMN Ende di bawah naungan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur menggelar pelatihan kriya bertajuk “Kreasi Produk Turunan: Mendorong UMKM Naik Kelas Melalui Inovasi” di Desa Kojadoi, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 23 mei 2026 ini menjadi bagian dari upaya pendampingan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM berbasis tenun ikat di desa wisata tersebut.

Pelatihan diikuti oleh 22 ibu-ibu pelaku UMKM tenun ikat. Para peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan ide produk, inovasi desain, teknik pengolahan produk turunan, hingga strategi pemasaran guna meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.

Fasilitator Rumah BUMN Ende, Albert Magnus Say, mengatakan kegiatan ini bertujuan melatih para penenun agar mampu memanfaatkan sisa kain perca tenun menjadi produk kreatif bernilai jual seperti gelang, kalung, anting, dan berbagai aksesori lainnya. Menurutnya, Desa Kojadoi memiliki potensi besar sebagai desa wisata sehingga produk-produk kreatif hasil karya masyarakat dapat dipasarkan kepada wisatawan yang berkunjung sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

“Desa Kojadoi adalah desa wisata, sehingga produk kreatif warga memiliki peluang besar untuk dipasarkan kepada wisatawan dan membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Ibu Juwaeni, mengaku senang dapat mengikuti pelatihan tersebut. Ia mengatakan selama ini para penenun hanya fokus memproduksi kain sarung, sementara kain perca belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami sangat berterima kasih karena sekarang kami belajar memanfaatkan sisa kain menjadi produk yang berguna dan bisa dijual,” katanya.

Pelatihan menghadirkan dua instruktur kriya berpengalaman di Kabupaten Sikka, yakni Angelita Sonya Sonita Da Gama dan Yulianti Dewi. Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi praktik pembuatan produk turunan berbahan tenun.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama proses pelatihan berlangsung. Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kreativitas usaha, memperluas wawasan kewirausahaan, serta menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....