Lapas Ende Fokuskan Pembinaan Produktif Melalui Program Jagung

  • 22 Mei 2026 10:31 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende terus mengembangkan program pembinaan produktif bagi warga binaan melalui sektor pertanian jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional. Program tersebut dinilai tidak hanya meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih produktif dan kondusif.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Kepala Lapas Kelas IIB Ende Rommy Waskita Pambudi mengikuti Zoom Meeting Panen Raya Jagung bersama Kantor Wilayah NTT pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan virtual itu diikuti bersama pejabat struktural dan jajaran pengamanan lembaga pemasyarakatan di ruang kerja Kepala Lapas.

Dalam pertemuan tersebut dibahas strategi pengembangan pertanian jagung melalui optimalisasi lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Ende, Silvester Seran Klau, mengatakan kegiatan pertanian memberikan dampak positif terhadap pembinaan warga binaan sehari-hari.

“Kegiatan produktif menjadi sarana pembinaan efektif sekaligus memperkuat kedisiplinan warga binaan selama mengikuti program pertanian setiap hari,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian membantu membangun tanggung jawab, keterampilan kerja, dan pola hidup produktif selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha John O.Z. Mina Belo menilai pengembangan pertanian jagung memerlukan koordinasi dan dukungan berkelanjutan agar manfaat program dapat terus dirasakan.

“Koordinasi antarlembaga diharapkan mempercepat pengembangan lahan produktif sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan di Kabupaten Ende,” katanya.

Kasih Kamtib Habel Toi menambahkan pembinaan berbasis pertanian juga membantu mengurangi potensi pelanggaran keamanan internal karena warga binaan memiliki aktivitas positif yang terarah.

Program pertanian jagung di Lapas Ende diharapkan mampu menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga dinilai memperkuat proses rehabilitasi sosial melalui pembinaan berbasis kerja dan kemandirian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....