Pangan Lokal Ramah Lingkungan Dukung Ketahanan Pangan Daerah
- 19 Mei 2026 10:28 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Pemanfaatan pangan lokal ramah lingkungan dinilai mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Ende. Pangan lokal seperti sorgum, jagung, ubi, kelor, dan kacang-kacangan memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Dosen Prodi Agroteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Flores, Josina Irene Brigetha Hutubessy, SP., M.si mengatakan pangan lokal tidak hanya berkaitan dengan sumber karbohidrat. Menurutnya, pangan lokal juga mencakup sayuran dan kacang-kacangan yang banyak ditemukan di wilayah Flores dan NTT.
Ia menjelaskan pemanfaatan pangan lokal dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pangan impor maupun makanan instan. Selain lebih sehat, penggunaan pangan lokal juga mampu mempersingkat rantai distribusi sehingga menekan emisi karbon dari sektor transportasi.
“Kalau kita bicara pangan lokal, rantai distribusinya semakin pendek sehingga jejak karbon yang dihasilkan juga jauh lebih kecil,” ujarnya dalam program Green Radio RRI Ende, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Irene, masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman pangan lokal. Pemanfaatan lahan kecil dengan pupuk organik dinilai membantu menjaga lingkungan sekaligus mengurangi penggunaan sampah plastik.
Ia menambahkan tanaman pangan lokal sangat cocok dikembangkan di wilayah Flores yang didominasi lahan kering. Tanaman seperti sorgum dan umbi-umbian tetap dapat tumbuh meski dengan perawatan sederhana dan penggunaan pupuk yang minim.
Irene berharap masyarakat kembali membudidayakan pangan lokal sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan ramah lingkungan. Ia juga mengajak generasi muda untuk mulai mengenal dan mengonsumsi pangan lokal agar keberadaannya tetap lestari di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....