Flores Timur Utus 80 Petani Milenial ke Soe Dalami Pertanian Modern
- 13 Mei 2026 08:26 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Flores Timur – Pemerintah Kabupaten Flores Timur memperkuat rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengirimkan 80 petani untuk mendalami sistem Good Agriculture Practices (GAP). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan standar keamanan pangan sekaligus menjamin keberlanjutan ekonomi sektor pertanian di wilayah tersebut.
Pelatihan yang akan berlangsung di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, pada awal Juni 2026 ini merupakan hasil kolaborasi dengan mitra pembangunan internasional, GIZ dan Yayasan Plan International Indonesia. Fokus utama pelatihan adalah transformasi budidaya pertanian tradisional menuju metode modern yang ramah lingkungan dan berkualitas tinggi.
Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak petani terampil yang mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional. Menurutnya, penerapan GAP sangat krusial agar hasil panen petani lokal memiliki daya saing tinggi dan aman dikonsumsi oleh anak-anak sekolah melalui program MBG.
"Kita harus memastikan pasokan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis datang dari petani lokal yang sudah menerapkan praktik pertanian baik. Ini bukan hanya soal produksi, tapi juga soal keamanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani di pedesaan," ujar Anton Doni Dihen saat memimpin rapat persiapan di ruang kerjanya, Senin, 11 Mei 2026.
Pelatihan selama dua pekan tersebut melibatkan komposisi peserta yang inklusif, termasuk 19 perwakilan milenial dan keterwakilan wajib bagi petani perempuan. Sebanyak 39 peserta berasal dari Desa Otan, Solor Barat, ditambah pengelola greenhouse serta petani hortikultura dari berbagai kecamatan di Flores Timur.
Keterlibatan generasi muda dan perempuan dalam pelatihan ini diharapkan mampu mengubah wajah pertanian daerah menjadi lebih inovatif dan mandiri. Melalui penguasaan teknologi pertanian modern, Pemerintah Kabupaten Flores Timur menargetkan sektor pertanian menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....