Pelatihan Combine Harvester Tingkatkan Efisiensi Panen Petani di Manggarai
- 08 Mei 2026 13:00 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai - Kabupaten Manggarai terus memperkuat langkah menuju kemandirian pangan melalui modernisasi sektor pertanian. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kegiatan pelatihan operator combine harvester dan panen simbolis yang digelar di hamparan sawah Dusun Niu, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kamis 7 Mei 2026.
Kegiatan itu menjadi simbol peralihan sistem pertanian tradisional menuju mekanisasi pertanian yang lebih modern dan efisien. Pemerintah daerah menilai penggunaan teknologi pertanian menjadi langkah penting untuk meningkatkan produktivitas petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Manggarai turut menghadiri kegiatan tersebut, mulai dari Sekretaris Daerah, jajaran kepala dinas, hingga Kepala Baperida. Kehadiran para pimpinan daerah menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas pembangunan, khususnya di wilayah Reok yang dikenal sebagai kawasan pertanian produktif.
Turut hadir dalam kegiatan itu Pjs Danramil 1612-02/Reok, Lasiman, yang menegaskan TNI tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah. Menurutnya, TNI juga memiliki tanggung jawab mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui program ketahanan pangan.
Lasiman mengatakan pelatihan operator combine harvester sangat penting agar masyarakat tidak hanya menerima bantuan alat pertanian, tetapi juga memiliki kemampuan teknis dalam mengoperasikannya. Dengan penguasaan teknologi tersebut, petani diharapkan mampu memanfaatkan alat pertanian modern secara optimal.
Ia menjelaskan penggunaan mesin pemanen modern dapat meningkatkan efisiensi panen serta mempercepat proses kerja di lapangan. Selain itu, penggunaan combine harvester juga dinilai mampu menekan potensi kerugian hasil gabah seminimal mungkin.
Menurut Lasiman, dukungan teknologi pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas petani secara berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan daerah.
Antusiasme tinggi terlihat dari para petani yang mengikuti pelatihan dan mencoba langsung alat pemanen modern tersebut. Mereka tampak aktif mengikuti setiap tahapan pelatihan guna memahami cara pengoperasian mesin secara tepat dan aman.
Salah seorang petani Dusun Niu, Antonius, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah dan TNI terhadap kebutuhan petani di wilayahnya. Ia berharap pelatihan serupa terus dilakukan agar petani semakin siap menghadapi perkembangan teknologi pertanian modern.
Menurut Antonius, penggunaan alat pertanian modern akan membantu petani meningkatkan hasil produksi secara lebih efektif dan efisien. Dengan dukungan pelatihan yang berkelanjutan, para petani optimistis sektor pertanian di Kabupaten Manggarai akan semakin maju dan produktif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....