Iman Kuat dan Toleransi Seimbang Ciptakan Keharmonisan Hidup

  • 26 Apr 2026 12:27 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Keseimbangan antara iman dan toleransi menjadi kunci utama menciptakan kehidupan damai di tengah keberagaman masyarakat. Hal ini dibahas dalam program OBRAS Pro 2 RRI Ende dengan tema Beda Boleh, Damai Harus pada Selasa, 21 April 2026.

Narasumber Aflah Agan Hasibuan, S.H.I., M.Ag menegaskan bahwa memiliki keyakinan kuat tidak berarti menutup diri terhadap perbedaan. Justru iman yang baik akan melahirkan sikap saling menghargai dalam kehidupan sosial antar sesama manusia.

Ia mencontohkan keteladanan Nabi Muhammad yang tetap berbuat baik kepada orang berbeda bahkan kepada yang tidak menyukainya. Sikap tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan harus dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat yang penuh perbedaan dan tantangan.

Menurutnya toleransi bukan berarti mengalah tanpa batas dalam menyikapi perbedaan yang ada dalam kehidupan sehari hari masyarakat. Ada garis yang harus dijaga terutama dalam hal keyakinan dan praktik ibadah masing masing agama yang dianut.

“Toleransi itu menghormati bukan mencampuradukkan,” Ujarnya.

Aflah menjelaskan bahwa dalam kehidupan sosial masyarakat tetap bisa bekerja sama saling membantu dan hidup berdampingan secara damai. Hal tersebut dapat dilakukan tanpa harus mengorbankan prinsip keimanan yang menjadi dasar dalam kehidupan setiap individu beragama.

Ia juga mengingatkan agar agama tidak dijadikan bahan candaan karena merupakan isu sensitif yang berpotensi menimbulkan konflik sosial. Melalui pemahaman tepat tentang iman dan toleransi masyarakat diharapkan mampu membangun kehidupan harmonis sesuai semangat bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....