Bhabinkamtibmas Sikka Dampingi Warga Kembangkan Lahan Hortikultura

  • 16 Apr 2026 06:43 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Komitmen Polres Sikka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Upaya tersebut terlihat dari keterlibatan langsung aparat kepolisian hingga ke tingkat desa.

Bhabinkamtibmas Desa Masebewa, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, AIPDA Kadek Maradona turun langsung melakukan monitoring dan pendampingan lahan hortikultura milik warga pada Rabu 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan berbasis lokal.

Di bawah terik matahari sekitar pukul 12.30 WITA, ia menyambangi lahan pekarangan milik Maria Asriana Badhe di Dusun Mbongoroga. Maria merupakan anggota Kelompok Wanita Tani yang aktif mengelola pertanian produktif di wilayah tersebut.

Lahan seluas kurang lebih 30 x 30 meter persegi itu tampak hijau dan subur. Ratusan tanaman terong dan ribuan tanaman buncis tumbuh rapi dengan perawatan intensif.

Berdasarkan data lapangan, terdapat 180 pohon terong dan 2.500 pohon buncis yang telah berusia 47 hari. Tanaman tersebut dirawat menggunakan pemupukan terencana dengan NPK, kalsium, KCL, dan Ultradap yang didukung Yayasan Bina Tani Sejahtera.

Status lahan yang telah bersertifikat menunjukkan pengelolaan pertanian dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Hal ini menjadi indikator penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa.

Tidak hanya melakukan pemantauan, AIPDA Kadek Maradona juga memberikan edukasi kepada pemilik lahan dan warga sekitar. Ia mendorong masyarakat untuk meningkatkan keterampilan bertani yang efektif, produktif, dan ramah lingkungan.

“Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya mendorong swasembada pangan, sekaligus mendukung program Presiden Republik Indonesia,” ujarnya di sela kegiatan. Ia juga menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program tersebut.

Menurutnya, sinergi antara masyarakat, aparat desa, dan kepolisian menjadi kunci keberhasilan. Semangat gotong royong dan konsistensi dalam mengelola potensi lokal dinilai mampu memperkuat kemandirian pangan.

Respons positif datang dari warga yang menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas. Mereka menilai peran polisi kini tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan desa.

“Kami siap mendukung program ketahanan pangan dan bekerja sama dengan Polri,” ujar salah satu warga. Kegiatan monitoring berlangsung aman dan kondusif, sekaligus mempertegas peran strategis Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.

Langkah konkret seperti ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya kemandirian pangan nasional. Dari kebun-kebun sederhana di desa, harapan besar itu perlahan tumbuh menjadi kenyataan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....