Polsubsektor Mego Optimalkan Pekarangan Dukung Ketahanan Pangan
- 13 Apr 2026 09:04 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Sikka – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polres Sikka melalui aksi nyata di tingkat wilayah. Salah satunya dilakukan Polsubsektor Mego dengan mengoptimalkan lahan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 10 April 2026 pukul 13.30 WITA di lingkungan Polsubsektor Mego, Desa Bheta, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka. Kapolsubsektor Mego bersama anggota turun langsung mengelola lahan sebagai bagian dari gerakan produktif.
Langkah ini merupakan implementasi Program Pangan Lestari (P2L) yang difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur. Program tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan untuk menghasilkan nilai ekonomis bagi lingkungan sekitar.
Di atas lahan yang tersedia, berbagai komoditas hortikultura mulai ditanam dan dikembangkan secara bertahap. Tanaman yang dibudidayakan meliputi kacang buncis, lombok, terung, mentimun, kangkung, hingga pakcoy.
Pemilihan jenis tanaman didasarkan pada kandungan gizi yang tinggi serta kemudahan dalam proses budidaya. Selain itu, tanaman tersebut dinilai cocok dikembangkan dalam skala pekarangan dengan perawatan relatif sederhana.
Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, personel memanfaatkan pupuk urea dan NPK sebagai nutrisi utama. Sementara itu, pengendalian hama dilakukan secara terukur menggunakan pestisida seperti Lanate 40 SP, Lavitrin, dan Remazole-P.
Kapolsubsektor Mego bersama anggota tidak hanya bertindak sebagai pelaksana, tetapi juga menjadi contoh langsung bagi masyarakat. Kehadiran mereka di lapangan diharapkan mampu mendorong warga mengelola lahan sempit secara produktif.
Upaya ini dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari dorongan membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui program ini, peran Polri semakin meluas tidak hanya pada aspek keamanan. Institusi kepolisian juga tampil sebagai motor penggerak pembangunan di sektor riil, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....