Polisi Sikka Aktif Dukung Ketahanan Pangan Desa

  • 31 Mar 2026 07:39 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Komitmen terhadap ketahanan pangan nasional tidak hanya berhenti sebagai wacana di tingkat pusat, tetapi diwujudkan hingga ke pelosok desa. Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, peran aktif aparat kepolisian menjadi bukti nyata bahwa program strategis pemerintah dijalankan secara konkret.

Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Sikka turun langsung ke lahan pertanian milik warga dan kelompok tani. Kehadiran mereka memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Di tengah terik matahari dan hamparan ladang yang mulai menghijau, polisi hadir tidak sekadar menjaga keamanan. Mereka juga menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat melalui keterlibatan langsung di sektor pertanian.

Pada Rabu, 25 Maret 2026, Bhabinkamtibmas Desa Watutedang, AIPDA Rofinus Feko, menyambangi kebun milik Ignatius Thomas di Dusun Ililewa, Kecamatan Lela. Lahan seluas sekitar 500 meter persegi itu ditanami jagung hibrida secara mandiri sejak 7 Maret 2026.

Tanaman jagung yang telah berusia lebih dari dua minggu terlihat tumbuh merata dan sehat. Dengan estimasi panen akhir Juni 2026, lahan tersebut menjadi bagian penting dari upaya penguatan ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Aktivitas serupa juga terlihat pada Senin, 30 Maret 2026, di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat. Bhabinkamtibmas AIPDA Hironimus Taji Werang bersama Kanit Binmas Polsek Alok AIPDA Yunus Lukman memantau lahan Kelompok Tani Tati Nahing.

Di lahan seluas antara 0,5 hingga 1,5 hektare itu, jagung hibrida varietas JFR 71 telah ditanam sejak Januari 2026. Kelompok tani yang dipimpin Fredy Adrianu dengan 12 anggota menjadikan pertanian sebagai tulang punggung ekonomi keluarga.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas petani memberikan rasa aman sekaligus motivasi. Program ketahanan pangan tidak lagi sekadar instruksi, tetapi telah berkembang menjadi gerakan kolektif antara masyarakat dan aparat.

Sementara itu, pada Sabtu, 28 Maret 2026, Bhabinkamtibmas Desa Werang, AIPDA Wilfridus A. Majuk, S.H., melakukan pengecekan di lahan Kelompok Tani Ranot Detun di Kecamatan Waiblama. Lahan seluas 2.000 meter persegi tersebut ditanami jagung hibrida jenis BISI 2 sejak Desember 2025.

Tanaman yang kini berusia 62 hari itu tumbuh subur dan mendekati masa panen. Kondisi ini menunjukkan bahwa pendampingan yang dilakukan aparat mampu mendorong hasil pertanian yang optimal.

Rangkaian kegiatan ini memperlihatkan transformasi peran Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga berkontribusi sebagai penggerak pembangunan di sektor pertanian.

Dengan pendekatan humanis dan keterlibatan langsung, Polres Sikka menegaskan bahwa stabilitas keamanan berjalan seiring dengan ketahanan pangan. Dari ladang-ladang sederhana di desa, masa depan kemandirian pangan nasional terus ditanam dan dirawat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....