Bhabinkamtibmas Sikka Dampingi Warga Kembangkan Pekarangan Bergizi

  • 19 Mar 2026 20:40 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa melalui peran aktif jajaran kepolisian. Pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan menjadi salah satu strategi konkret yang dijalankan di Kabupaten Sikka.

Pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 Wita, Bhabinkamtibmas Desa Dobo, Kecamatan Mego, AIPTU Dewa Gede Swijana melakukan monitoring tanaman hortikultura milik warga. Kegiatan berlangsung di RT 012/RW 006, Dusun Woloara sebagai bagian program pekarangan bergizi.

Lahan tersebut milik Anjilinus Tula dengan luas sekitar 50 x 50 meter persegi yang dimanfaatkan secara produktif. Di atasnya tumbuh sekitar 130 pohon tomat, 120 pohon kacang panjang, dan 100 pohon cabai berusia tiga bulan sejak ditanam Desember 2025.

Dalam pengelolaannya, tanaman dirawat menggunakan pupuk Urea, Phonska, dan NPK 16-16-16 dengan total puluhan kilogram. Selain itu, digunakan juga pestisida seperti Korona, Grentonik, dan Danke untuk mengatasi hama dan merangsang pertumbuhan buah.

AIPTU Dewa Gede Swijana tidak hanya memantau, tetapi juga memberikan pendampingan teknis kepada pemilik lahan. Ia turut berkoordinasi dengan jajaran Binmas serta memotivasi warga agar terus mengoptimalkan lahan pekarangan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat keamanan.

Kegiatan serupa juga dilakukan pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 10.00 Wita oleh Bhabinkamtibmas Desa Bhera, BRIPKA Egidius Funan. Ia memonitor lahan hortikultura milik Kosmas Wara di RT 011/RW 005, Dusun Nualolo.

Kosmas Wara yang tergabung dalam Kelompok Tani Sinar Tani Detugau menanam sekitar 500 pohon tomat di lahan seluas 50 x 50 meter. Tanaman tersebut telah berumur sekitar 70 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik.

Pengelolaan lahan di Desa Bhera juga menggunakan pupuk dan pestisida serupa dengan yang diterapkan di Desa Dobo. BRIPKA Egidius Funan memberikan edukasi terkait pemilihan pupuk, pengendalian hama, serta teknik perawatan tanaman.

Masyarakat menyambut positif kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai memberi dukungan nyata bagi petani. Mereka menyatakan siap bersinergi dalam mendukung program ketahanan pangan di tingkat desa.

Meski demikian, petani masih menghadapi kendala cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan. Ketersediaan obat hama juga menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring berjalan aman dan kondusif serta memberi dampak positif bagi masyarakat. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga Sikka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....