Dai Kemenag Perkuat Kerukunan Ramadan NTT
- 21 Feb 2026 08:49 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Kupang - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menugaskan puluhan dai ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penugasan ini difokuskan untuk membina umat Islam sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di daerah pelosok.
Ketua Tim Kerja Penerangan Agama Islam Bidang Haji dan Bimas Islam Kanwil Kemenag NTT, Hj. Aida Chomsah, S.Pdl.,M.Ag, di wawancara pagi, Sabtu, 21 Februari 2026 mengatakan para dai mulai disiagakan sejak akhir Februari 2026. Mereka ditempatkan di sejumlah kabupaten seperti Timor Tengah Selatan, Alor, Manggarai Timur, Sumba Timur, hingga Rote Ndao sesuai kebutuhan pembinaan umat.
Menurut Aida, para dai yang ditugaskan terdiri atas penyuluh agama Islam PNS, PPPK, serta dai lokal yang memahami kultur setempat. Pendekatan kultural dipilih untuk meminimalkan gesekan sosial serta memastikan dakwah berjalan sejuk dan tidak menyinggung keberagaman masyarakat NTT.
Selama 30 hari Ramadan, program pembinaan meliputi pengajaran Al-Qur’an, penguatan akidah dan ibadah, serta pembenahan manajemen masjid dan musala. Selain itu, dai juga dilibatkan dalam kegiatan sosial seperti kerja bakti lingkungan dan buka puasa bersama lintas umat sebagai wujud moderasi beragama.
Aida menegaskan, Kemenag tidak hanya membina umat Islam, tetapi menjaga harmoni seluruh pemeluk agama. Karena itu, materi dakwah diarahkan pada penguatan iman yang ramah, menolak ekstremisme, serta mendorong kepedulian sosial dan ekologis sebagai implementasi nilai keagamaan.
Melalui program ini, Kemenag berharap umat Islam di pelosok semakin memahami ajaran agama yang rahmatan lil alamin dan mampu hidup berdampingan secara damai. Ramadan diharapkan menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh masyarakat NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....