BP3MI NTT Dorong Penempatan Aman ke Jerman
- 20 Feb 2026 20:14 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – BP3MI NTT menggandeng GIZ Jerman untuk mengedukasi masyarakat terkait peluang kerja luar negeri secara aman dan prosedural. Kerja sama ini menyasar generasi muda dan pencari kerja di Nusa Tenggara Timur. Program tersebut difokuskan pada peningkatan kompetensi dan kesiapan calon pekerja migran.
Kepala BP3MI NTT, Suratmi Hamida, menjelaskan kolaborasi ini bertujuan memperluas wawasan masyarakat tentang pasar kerja global. Selama ini penempatan pekerja migran asal NTT masih didominasi ke Malaysia. Padahal peluang kerja di negara Eropa seperti Jerman cukup terbuka.
| Baca juga: Nagi Runners Dorong Wisata Gunung Lebih Aman |
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja di Jerman meningkat akibat krisis usia produktif. Sektor kesehatan dan hospitality menjadi bidang yang paling banyak membutuhkan tenaga kerja asing. Hal ini menjadi peluang bagi lulusan keperawatan dan sekolah vokasi di NTT.
BP3MI NTT telah melakukan sosialisasi di sejumlah sekolah dan kampus. Program ini juga terintegrasi dengan skema Government to Government (G2G). Skema tersebut menjamin proses penempatan yang legal dan terlindungi.
Calon pekerja migran diwajibkan memenuhi standar kompetensi tertentu. Salah satunya adalah kemampuan bahasa Jerman minimal level B1. Persyaratan ini menjadi bagian dari mekanisme seleksi resmi.
BP3MI NTT menegaskan pentingnya mengikuti prosedur yang sah. Masyarakat diminta tidak tergiur tawaran nonprosedural yang berisiko. Edukasi ini diharapkan mampu menekan angka kasus pekerja migran ilegal.
Kerja sama dengan GIZ juga mendorong penguatan ekosistem pelatihan di daerah. Pemerintah daerah diharapkan mendukung dengan kebijakan yang terintegrasi. Upaya ini diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus kontribusi terhadap ekonomi daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....