Warga Warupele II Keluhkan Harga Minyak Tanah Subsidi
- 10 Feb 2026 15:45 WIB
- Ende
RRI.CO.ID,Ngada - Warga Desa Warupele II, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, mengeluhkan tingginya harga minyak tanah subsidi yang mencapai Rp50.000 per lima liter. Keluhan tersebut disampaikan Agustinus Mango, warga setempat, kepada RRI pada Sabtu, 07 Februari 2026.
Agustinus menuturkan bahwa harga minyak tanah di wilayah Kecamatan Inerie bahkan sempat melonjak hingga Rp65.000 per lima liter. Meski dinilai sangat tinggi, masyarakat tetap terpaksa membeli karena minyak tanah merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang tidak bisa ditinggalkan.
Ia juga mempertanyakan perbedaan harga minyak tanah subsidi di Kabupaten Ngada, khususnya di Kecamatan Inerie, jika dibandingkan dengan kabupaten lain. Menurutnya, selisih harga yang cukup mencolok menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat.
“Minyak tanah adalah kebutuhan dasar. Kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait bisa menelusuri dan memperhatikan harga kebutuhan pokok, termasuk minyak tanah, agar sesuai aturan,” ujarnya.
Keluhan ini mencerminkan keresahan masyarakat yang masih bergantung pada minyak tanah sebagai sumber energi rumah tangga. Kenaikan harga yang tidak terkendali dinilai dapat membebani ekonomi warga, terutama di desa-desa yang belum memiliki akses energi alternatif.
Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah, masyarakat berharap harga minyak tanah subsidi dapat kembali stabil. Pengawasan distribusi dan penetapan harga yang transparan diharapkan mampu menjawab keresahan warga serta memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....