SMK Ende Integrasikan Literasi Digital Sekolah

  • 03 Feb 2026 21:34 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Sekolah didorong mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran guna mencegah penyebaran hoaks dan perundungan siber di kalangan pelajar. Upaya ini dinilai penting agar siswa mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Guru Informatika SMK Negeri 2 Ende, Bartolomeus Bangga, ST, dalam program Literasi Digital Pro 1 RRI Ende, Selasa (3/2/2026). Ia menegaskan literasi digital harus diajarkan lintas mata pelajaran, tidak hanya terbatas pada pelajaran informatika.

Menurut Bartolomeus, integrasi literasi digital dapat dilakukan melalui berbagai mata pelajaran seperti PPKn dan Bahasa Indonesia. “Fokus utamanya adalah membangun berpikir kritis, etika bermedia, serta pemahaman dampak hukum dan sosial dari aktivitas digital,” ujarnya.

Sekolah juga menerapkan pembelajaran berbasis kasus nyata agar siswa memahami konsekuensi penyalahgunaan teknologi. “Kami mengajak siswa menganalisis hoaks, berdiskusi tentang komentar di media sosial, hingga memahami dampak perundungan siber,” tambahnya.

Selain itu, sekolah menyusun kode etik penggunaan teknologi dan memperkuat kolaborasi dengan orang tua serta pihak eksternal, termasuk kepolisian. Langkah ini diharapkan menjadikan ruang digital sebagai sarana pembelajaran dan kontribusi positif bagi masyarakat.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....