Generasi Muda Diajak Rawat Nasionalisme Kritis
- 03 Feb 2026 13:33 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Ende – Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ende, Daniel Sakof Turot, mengajak generasi muda merawat nasionalisme kritis di tengah arus globalisasi budaya dan kemajuan teknologi yang kian kuat memengaruhi kehidupan sosial.
Ajakan tersebut disampaikannya dalam diskusi RRI Ende, Senin, 26 Januari 2026. Daniel yang berasal dari Papua dan menempuh studi di Universitas Flores menekankan pentingnya persatuan Indonesia lintas perbedaan budaya, ras, dan agama.
| Baca juga: SMAN Maurole Rawat Budaya Melalui Seni Tari |
Menurut Daniel, nasionalisme tidak cukup dimaknai sebatas upacara bendera atau hafalan Pancasila secara formal. Nasionalisme harus tercermin dalam sikap menghargai keberagaman, mencintai budaya sendiri, serta menjaga etika sosial dalam kehidupan publik.
Ia menyoroti derasnya pengaruh budaya asing seperti K-Pop dan budaya Barat yang perlu disikapi secara kritis. Tanpa kemampuan menyaring, identitas bangsa dikhawatirkan terkikis, terlebih di tengah krisis literasi yang melemahkan pemahaman sejarah generasi muda.
Daniel menilai nasionalisme era kini dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan sekitar. Mahasiswa, kata dia, dapat menyampaikan aspirasi melalui media sosial maupun aksi demonstrasi, sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab, damai, sesuai hukum, dan beretika.
Selain itu, pelestarian budaya lokal, penggunaan bahasa ibu, serta kecintaan terhadap produk daerah disebut sebagai bentuk praktik nasionalisme konkret. Sikap toleransi juga dinilai krusial sebagai penyeimbang meningkatnya isu intoleransi di tengah masyarakat majemuk.
Ia mengajak generasi muda membiasakan diri membaca dan menulis tentang sejarah serta budaya bangsa. Menurutnya, perbedaan ras, budaya, dan agama merupakan kekayaan Indonesia yang harus dijaga demi keutuhan bangsa.
Daniel menegaskan nasionalisme tetap relevan untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi dan arus globalisasi. Kesadaran generasi muda menjaga nilai kebangsaan disebut menjadi kunci keberlanjutan Indonesia yang beradab dan bersatu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....