Desa Liang Dara Mabar Gelar Panen Raya Jagung

  • 31 Jan 2026 14:15 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Desa Liang Ndara, Manggarai Barat, menggelar panen raya jagung sebagai puncak pelaksanaan program ketahanan pangan yang diinisiasi oleh BUMDes Liang Ndara Jaya. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Melo, Jumat, 30 Januari 2026, ini menjadi bukti nyata peran BUMDes dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal masyarakat desa.

Wakil Bupati Manggarai Barat, dr. Yulianus Weng, M.Kes, yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menegaskan dua aspek kunci yang harus menjadi fokus utama BUMDes, yakni ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi lokal. Ia mengapresiasi inisiatif BUMDes Liang Ndara Jaya dan menyebutnya sebagai BUMDes yang aktif, produktif, serta layak menjadi teladan bagi BUMDes di desa-desa lain.

Menurutnya, keberhasilan BUMDes Liang Ndara Jaya menunjukkan pemanfaatan Dana Desa yang tepat sasaran untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Ia mendorong BUMDes dan para petani agar tidak hanya berfokus pada komoditas jagung, tetapi juga mengembangkan komoditas pangan lain seperti sayuran, buah-buahan, peternakan ayam dan telur guna mendukung kebutuhan program MBG.

“Kebutuhan pangan untuk MBG sangat besar dan berkelanjutan. Jangan sampai kita justru mendatangkan bahan pangan dari luar daerah. Jika dikelola sendiri, uang akan berputar di daerah, kesehatan anak terjaga, dan ekonomi masyarakat tumbuh,” kata Wabup Yulianus, seraya menekankan pentingnya kolaborasi antara BUMDes, pemerintah desa, BPD, dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Liang Ndara, Karolus Vitalis, menjelaskan bahwa program ketahanan pangan ini didukung alokasi Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp140 juta yang disalurkan kepada BUMDes Liang Ndara Jaya. Dana tersebut digunakan untuk pembukaan lahan seluas 2,8 hektare, pengadaan sarana produksi, hingga pembangunan pondok kerja.

“Dana tersebut kami gunakan untuk pembukaan lahan seluas 2,8 hektare, pengadaan bibit, tenaga kerja, peralatan, dan pembangunan pondok kerja (sekangho). Hasil panen perdana ini mencapai sekitar 7,3 ton per hektare. Ini masih perintisan, tetapi kami optimis ke depan capaianya akan lebih besar,” kata Karolus.

Panen perdana jagung menghasilkan sekitar 7,3 ton per hektare. Kegiatan ditutup dengan prosesi panen bersama sebagai simbol komitmen memperkuat ketahanan pangan dan percepatan ekonomi berbasis desa di Manggarai Barat.

Selain Wakil Bupati Yulianus, turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan, Laurensius Halu, Kepala Dinas PMPD, Puis Baut, Kasat PolPP, Yeremias Ontong, Kabag Prokopim, Tedi Nahas, anggota DPRD Mabar, Marten Mitar, Camat Mbeliling, Yohanes Hibur, kepada desa Liang Ndara Karolus Vitalis beserta staf serta masyarakat desa setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....