Kapasitas 8.722 Penumpang Disiapkan, Arus Mudik Labuan Bajo Dipastikan Terkendali
- 18 Mar 2026 00:57 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai Barat - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, kesiapan transportasi laut di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat. Dengan total kapasitas angkut mencapai 8.722 penumpang, layanan pelayaran dinilai siap menghadapi peningkatan jumlah pemudik dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data Posko Terpadu per 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA, sebanyak 12 kapal telah beroperasi melayani penumpang. Armada tersebut terdiri dari kapal perintis, kapal penyeberangan, kapal roro, hingga kapal milik Pelni.
Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo, Stefanus Risdiyanto, mengatakan bahwa dari sisi kapasitas, kondisi saat ini masih sangat mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat yang hendak mudik.
“Dengan kapasitas yang tersedia saat ini, kami menilai masih cukup untuk mengangkut penumpang selama periode arus mudik,” kata Stefanus kepada media, Selasa 17 Maret 2026.
Dirinya menambahkan, tren pergerakan penumpang memang mengalami peningkatan menjelang puncak mudik. Tercatat sebanyak 1.375 penumpang turun dan 2.516 penumpang naik, dengan total kenaikan arus penumpang mencapai 20,65 persen dibandingkan tahun lalu.
“Terjadi peningkatan jumlah penumpang, namun masih dalam batas yang dapat diantisipasi dengan kapasitas armada yang ada,” ungkapnya.
Puncak arus mudik di Labuan Bajo diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak terkait telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk penambahan armada cadangan dan optimalisasi sistem e-ticketing.
Selain itu, pengamanan dan keselamatan pelayaran juga diperkuat dengan melibatkan 22 instansi, seperti TNI, Polri, dan Basarnas, serta dukungan kapal patroli dan SAR.
“Ada potongan harga sebesar 30 persen untuk tiket kelas ekonomi di seluruh rute Indonesia selama musim puncak Lebaran. Diharapkan kebijakan ini dapat membantu kelancaran silaturahmi masyarakat antar pulau,” ujar Kepala Cabang PELNI Labuan Bajo, Fanny Puspita.
Adapun di sisi lain, pemerintah melalui PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) juga memberikan stimulus berupa diskon tiket bagi masyarakat selama periode mudik. Dengan kesiapan armada dan dukungan lintas instansi tersebut, arus mudik di Labuan Bajo diharapkan dapat berlangsung lancar, aman, dan terkendali hingga puncak pergerakan penumpang dalam beberapa hari ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....