Posko Jalan Nasional NTT Siaga Mudik Lebaran

  • 17 Mar 2026 06:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Pemerintah memperkuat kesiapan infrastruktur jalan nasional di Nusa Tenggara Timur menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dan Paskah 2026. Langkah ini dilakukan dengan menyiagakan posko pelayanan serta sistem pemantauan kondisi jalan guna memastikan kelancaran arus mudik dan mobilitas masyarakat.

Upaya tersebut dilaksanakan melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah IV NTT dengan membuka posko layanan bagi pengguna jalan. Posko ini juga dilengkapi fasilitas call center untuk mendukung keamanan dan kelancaran lalu lintas di ruas jalan nasional.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wilayah 4.2 Satker PJN, Sanif, mengatakan posko mulai beroperasi sejak 11 Maret 2026. Lokasinya berada di samping Kantor Satker PJN di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende.

Menurut Sanif, posko tersebut dibuka sebagai pusat informasi sekaligus layanan darurat bagi pengguna jalan. Masyarakat dapat memperoleh informasi terkait kondisi jalan, jembatan, serta titik rawan longsor di jalur nasional.

“Posko ini dibuka untuk memberikan informasi serta pelayanan kepada para pengguna jalan, terutama terkait kondisi jalan, jembatan, dan lokasi yang rawan longsor,” ujarnya kepada media, Senin 16 Maret 2026

Ia menjelaskan pembukaan posko merupakan langkah antisipatif menghadapi kondisi cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur yang belakangan sering diguyur hujan disertai angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi memicu gangguan di sejumlah ruas jalan nasional.

Selain menyediakan layanan informasi, posko juga menjadi pusat pelaporan masyarakat. Pengguna jalan dapat melaporkan kejadian yang berpotensi menghambat perjalanan seperti longsor, banjir, maupun kerusakan jalan.

Untuk mempercepat penanganan jika terjadi gangguan, Satker PJN juga menyiagakan sejumlah alat berat di sekitar posko. Peralatan yang disiapkan antara lain dump truck, loader, dan excavator yang didukung petugas siaga.

Di sisi lain, Satker PJN Wilayah IV NTT tetap menjalankan pekerjaan rutin pemeliharaan jalan nasional. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan bahu jalan, drainase dari sedimen, serta pemangkasan tanaman liar yang berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan.

Sanif mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati selama melakukan perjalanan, terutama di tengah kondisi cuaca yang belum stabil. Ia menegaskan keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan.

Penguatan kesiapsiagaan infrastruktur jalan nasional ini sejalan dengan upaya pemerintah menjamin kelancaran arus mudik dan perjalanan masyarakat. Pemerintah juga terus meningkatkan layanan respons cepat, pemeliharaan rutin, serta mitigasi risiko bencana di jalur transportasi strategis nasional

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....