Karangsalam Lor Kembangkan Potensi Desa Wisata Lereng Gunung Slamet
- 07 Mei 2026 09:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas – Desa Karangsalam Lor, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas terus mengembangkan potensi wisata berbasis alam, budaya, dan ekonomi kreatif sebagai desa wisata di lereng Gunung Slamet.
Perangkat Desa Karangsalam Lor, Amin Nur Hasan mengatakan, desa tersebut memiliki beragam potensi wisata yang menjadi daya tarik wisatawan, mulai dari wisata alam, pengamatan burung, kuliner, hingga wisata budaya dan agrowisata.
“Potensi utama kami adalah wisata alam. Ada camping ground, wisata air, hingga pengamatan burung elang jawa yang menjadi daya tarik wisatawan luar daerah bahkan mancanegara,” katanya.
Menurut Amin, pengamatan burung elang jawa menjadi salah satu wisata minat khusus yang cukup diminati. Bahkan wisatawan dari luar negeri seperti China datang ke Karangsalam Lor untuk melihat langsung perkembangan burung endemik yang dilindungi tersebut.
Selain wisata alam, Karangsalam Lor juga memiliki kekayaan budaya seperti kesenian lengger, ebeg atau kuda lumping, hingga pertunjukan gamelan yang rutin ditampilkan dalam berbagai kegiatan desa.
Di sektor kuliner, desa ini memiliki kawasan kuliner yang buka selama 24 jam dan menjadi tempat favorit anak muda menikmati suasana malam dengan panorama lampu kota Purwokerto dari kawasan lereng Gunung Slamet.
“Kalau malam pemandangannya sangat bagus, sehingga banyak anak muda yang datang untuk menikmati suasana di kawasan kuliner,” jelasnya.
Karangsalam Lor juga mengembangkan agrowisata berupa taman anggur yang dikelola warga. Wisatawan dapat melakukan petik anggur sekaligus belajar budidaya tanaman melalui kegiatan edukasi pertanian dan outing class bagi pelajar.
Sementara di bidang budaya dan religi, masyarakat masih mempertahankan tradisi ritual desa yang digelar selama tiga hari tiga malam lengkap dengan pertunjukan wayang dan kesenian tradisional lainnya.
Amin menambahkan, status sebagai desa wisata memberikan peluang bagi pemerintah desa untuk mengalokasikan anggaran pengembangan wisata dan pemberdayaan UMKM melalui dana desa.
“Dengan adanya SK Desa Wisata, pemerintah desa bisa menganggarkan pembangunan, pemeliharaan, hingga peningkatan kapasitas pengelola wisata dan UMKM,” ujarnya.
Pemerintah desa berharap pengembangan desa wisata dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kelestarian budaya dan lingkungan di kawasan lereng Gunung Slamet.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....