Mengenal Potensi Edukasi Wisata Purangga Park Kebumen

  • 30 Mei 2026 13:51 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - Kabupaten Kebumen tidak hanya memiliki daya tarik wisata pantai, melainkan juga menyimpan potensi wisata pedesaan berbasis edukasi dan pelestarian budaya yang bernilai tinggi. Salah satu destinasi yang kini tengah didorong pengembangannya adalah Desa Wisata Purangga Park yang terletak di Desa Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.

Destinasi ini diperkenalkan sebagai tempat liburan alternatif yang mengintegrasikan keindahan alam, rekam jejak sejarah, serta kearifan lokal dalam satu kawasan terpadu. Hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif via Zoom, Mas Kebumen 2025 Alan Ananda dan Mbak Kebumen 2025 Syafa pada Minggu, (175/26).

Keduanya memaparkan bahwa nama "Purangga" sendiri memuat nilai histori yang mendalam karena merupakan akronim dari "Pertempuran Karanggayam", sebuah peristiwa perjuangan masyarakat lokal dalam melawan penjajahan Belanda di masa lalu. Berawal dari kesadaran kolektif warga akan potensi desanya, masyarakat setempat kemudian bergotong-royong membangun kawasan tersebut menjadi desa wisata yang mandiri.

"Konsep utama yang diambil dari Purangga Park ini adalah liburan sambil edukasi. Saat berkunjung ke sana, wisatawan tidak hanya berekreasi menikmati alam perbukitan Karanggayam yang asri, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mempelajari kearifan lokal. Mulai dari belajar menabuh gamelan, mengenal kesenian wayang golek, menarikan tari cepetan, hingga mempraktikkan cara membuat anyaman berbahan baku daun pandan," ujar Mbak Kebumen 2025, Syafa.

Secara geografis, akses menuju Purangga Park tergolong mudah dijangkau dengan jarak kurang lebih 12,7 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan dari Alun-Alun Kebumen melintasi jalan nasional 3. Meskipun jalur mendekati lokasi wisata memiliki karakteristik menanjak khas daerah perbukitan, pemandangan alam yang disuguhkan dinilai sangat sepadan.

Untuk menarik minat wisatawan yang lebih luas, paket-paket wisata edukasi budaya yang ditawarkan terus dikembangkan guna memberikan variasi aktivitas bagi para pengunjung. Menatap rencana pengembangan ke depan, Mas Kebumen 2025, Alan Ananda, menekankan pentingnya peningkatan infrastruktur akses jalan serta optimalisasi strategi pemasaran digital.

Senada dengan hal tersebut, jajaran Mas Mbak Kebumen berharap kesenian khas daerah seperti tari cepetan yang ada di Purangga Park dapat segera didaftarkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Melalui sinergi promosi yang gencar, destinasi lokal ini diharapkan mampu bertumbuh dari skala regional hingga menembus tingkat nasional demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Karanggayam.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....