Geopark Kebumen Bukti Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Konservasi
- 16 Jun 2026 10:11 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen – Potensi wisata yang dimiliki suatu daerah perlu diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan dan budaya. Salah satunya adalah Geopark Kebumen yang hadir untuk menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga mengedepankan pelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Konsep geopark hadir sebagai upaya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan potensi wisata dengan keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. Geopark merupakan kawasan terintegrasi yang menggabungkan tiga pilar utama, yaitu geodiversity atau keragaman geologi, biodiversity atau keanekaragaman hayati, serta cultural diversity atau kekayaan budaya.
“Pada dasarnya geopark berfokus pada pelestarian kekayaan alam dan budaya. Karena itu, pengembangannya tidak bisa hanya berorientasi pada wisata semata. Jika aspek konservasi diabaikan, ekosistem dapat terganggu dan tujuan pariwisata berkelanjutan tidak akan tercapai,” ujar Anggara Purwa, Mas Mbak Kebumen, dalam program SPADA Pro 2 RRI Purwokerto.
Berbagai potensi tersebut dapat ditemukan di sejumlah wilayah di Kebumen, mulai dari konservasi penyu di Pantai Kaliratu, peternakan lebah kelanceng di Desa Kalipoh, hutan mangrove di Kecamatan Ayah, hingga kekayaan budaya seperti Tari Cepetan dan Tari Lawet. Kebumen juga dikenal sebagai daerah pengembangan Sapi Peranakan Ongole (PO) yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap iklim tropis.
Geopark Kebumen terus menerapkan prinsip sustainable tourism yang menjadi kunci agar potensi alam dan budaya yang dimiliki Kebumen dapat terus terjaga. Geopark Kebumen adalah pariwisata yang memberikan pengalaman edukatif sekaligus memahami pentingnya menjaga kekayaan geologi, hayati, dan budaya di Geopark Kebumen. (Dwinanda)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....