Okupansi Hotel Batu Stagnan, Wisatawan Harian Naik

  • 27 Mar 2026 15:05 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Aktivitas pariwisata di Kota Batu selama libur Lebaran 2026 menunjukkan fenomena yang cukup menarik. Di tengah kondisi ekonomi dan geopolitik global, tingkat hunian hotel terpantau stagnan, namun kunjungan ke objek wisata justru mengalami peningkatan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, menyebutkan bahwa tingkat okupansi hotel pada momen Lebaran tahun ini tidak mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Kalau untuk hunian hotel, cenderung stagnan. Tidak ada kenaikan yang berarti, hampir sama dengan tahun lalu,” terangnya dalam Halo RRI Malang, Jumat 27 Maret 2026.

Sujud menilai kondisi tersebut dipengaruhi oleh jarak waktu antara libur Idul Fitri dan libur Nataru yang relatif berdekatan. Selain itu, faktor geopolitik global yang berdampak pada perekonomian nasional turut memengaruhi daya beli masyarakat.

Namun demikian, tren berbeda justru terlihat pada kunjungan ke destinasi wisata. Beberapa tempat wisata, termasuk Selecta, mencatat adanya peningkatan jumlah pengunjung dibandingkan Lebaran tahun lalu.

Fenomena ini diduga berkaitan dengan perubahan pola wisata masyarakat yang kini lebih memilih kunjungan singkat tanpa menginap. Wisatawan cenderung datang pada pagi hari, berwisata seharian, lalu kembali ke daerah asal di hari yang sama.

“Sekarang banyak yang berangkat malam atau dini hari, sampai Batu pagi, lalu wisata sehari dan malamnya langsung pulang,” jelas Sujud.

Menurut Ketua PHRI Kota Batu 2025-2030 ini, keberadaan rest area yang semakin nyaman di kawasan Batu turut mendukung tren wisata tanpa menginap ini. Selain itu, sebagian masyarakat juga memprioritaskan mudik untuk bersilaturahmi dibandingkan berwisata.

Meski sempat muncul laporan kemacetan, Sujud menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di Kota Batu selama libur Lebaran relatif terkendali.

“Padat, tapi masih lancar. Memang ada kepadatan di beberapa titik, terutama di kawasan utara,” katanya.

Secara keseluruhan, pria yang menjabat sebagai Direktur Taman Rekreasi Selecta ini menilai sektor pariwisata di Kota Batu masih menunjukkan geliat positif, meskipun belum sepenuhnya pulih dari tekanan ekonomi yang memengaruhi daya beli masyarakat. (Annisa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....