Inter Milan Tunjukkan Mental Juara, Bungkam Perlawanan Sengit Como

  • 13 Apr 2026 08:24 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Inter Milan berhasil memetik kemenangan krusial dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026 setelah menumbangkan tuan rumah Como dengan skor tipis 3-4. Bertanding di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB, laga ini menyajikan drama luar biasa di mana tim tamu sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan. Kemenangan ini membuktikan ketangguhan mental skuad asuhan Cristian Chivu dalam menjaga momentum di jalur perburuan gelar juara.

Pertandingan dimulai dengan kejutan dari tuan rumah yang tampil sangat agresif di bawah arahan Cesc Fabregas. Como sukses mencetak dua gol di babak pertama melalui aksi individu Alex Valle pada menit ke-36 dan tendangan Nico Paz tepat sebelum waktu normal babak pertama berakhir. Dukungan penuh suporter di tribun sempat membuat Inter tampak tertekan, namun gol balasan Marcus Thuram di masa injury time babak pertama menjadi titik balik penting yang menjaga harapan bagi sang juara bertahan.

Memasuki babak kedua, Inter Milan menunjukkan perubahan taktik yang lebih klinis dengan menekan garis pertahanan Como secara intensif. Marcus Thuram kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-49 untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah memanfaatkan kelengahan barisan belakang lawan. Intensitas serangan Inter tidak menurun, dan mereka akhirnya berbalik unggul melalui sundulan Denzel Dumfries di menit ke-58 yang memaksimalkan umpan akurat dari Hakan Calhanoglu.

Denzel Dumfries benar-benar menjadi bintang di babak kedua setelah ia mencetak gol keduanya (brace) pada menit ke-72. Gol tersebut membawa Inter menjauh dengan skor 2-4 dan membuat mental para pemain Como sedikit goyah meski mereka tetap berusaha memberikan perlawanan. Menjelang akhir laga, Como sempat memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi penalti Lucas Da Cunha di menit ke-89, namun skor 3-4 tetap bertahan hingga peluit panjang ditiupkan.

Secara teknis, analisis pertandingan menunjukkan bahwa Inter Milan memiliki keunggulan dalam kedalaman skuad dan pengalaman menghadapi situasi kritis. Meskipun Como sempat mendominasi penguasaan bola di awal laga dan tampil berani secara ofensif, Inter mampu mengeksploitasi celah di lini tengah Como saat transisi bertahan. Efektivitas penyelesaian akhir dari duet Thuram dan kontribusi krusial dari sisi sayap melalui Dumfries menjadi faktor pembeda utama dalam memecah kebuntuan tim tamu.

Hasil pertandingan ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi posisi kedua tim di papan klasemen sementara Liga Italia. Tambahan tiga poin membuat Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dengan raihan 75 poin, unggul sembilan angka dari pesaing terdekat mereka, Napoli. Kemenangan ini memberikan suntikan moral yang besar bagi Nerazzurri untuk segera mengunci gelar Scudetto sebelum musim berakhir, sekaligus memperpanjang rekor dominasi mereka atas Como.

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Como yang harus rela turun ke posisi kelima klasemen setelah sebelumnya sempat bersaing di zona empat besar. Meski kalah, performa Nico Paz dan kawan-kawan menuai pujian karena mampu menyulitkan pemimpin klasemen dan menunjukkan identitas permainan yang jelas. Bagi Como, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi agar tetap berada di zona kompetisi Eropa, mengingat persaingan dengan Juventus dan AC Milan kini menjadi semakin ketat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....