Kawal PSN, Kapolres Bondowoso Kawal Kunjungan Kerja Tiga Kementerian
- 20 Jul 2026 23:20 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, menghadiri kunjungan kerja gabungan tiga kementerian di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Senin (20/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program strategis nasional, khususnya penguatan swasembada pangan melalui pengembangan pertanian organik berbasis inovasi dan teknologi.
Kapolres Bondowoso hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan. Kehadiran jajaran kepolisian sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 11.44 WIB itu melibatkan perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, serta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan truk pengiriman beras organik serta peninjauan fasilitas produksi. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kesiapan Bondowoso dalam mengembangkan sektor pertanian berbasis organik.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, mengatakan, Polri siap menjadi bagian dari setiap langkah pembangunan yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan nasional. Polri tidak hanya hadir menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung seluruh program strategis pemerintah agar dapat berjalan optimal," tegasnya.
Menurut Aryo, sinergi antara pemerintah, akademisi, petani, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
"Kami akan terus mengawal setiap program pembangunan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," imbuhnya.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, menyampaikan, Kabupaten Bondowoso memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga swasembada pangan nasional.
Menurutnya, pengembangan pertanian organik di Bondowoso telah dirintis sejak 2013 bersama Universitas Muhammadiyah Malang. Saat ini, pengembangan tersebut telah mencakup sekitar 250 hektare lahan dan akan terus diperluas.
Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Nazaruddin Malik, menjelaskan, pengembangan pertanian di Bondowoso menerapkan metode PM AAS (Pertanian Modern Agricultural Advance System) yang ditujukan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian.
Kerja sama yang dibangun juga diharapkan mampu mendorong beras organik Bondowoso memperluas akses pasar, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Prof. Dr. Eng. Yudi Darma, S.Si., M.Si. menilai pengembangan pertanian organik di Bondowoso menjadi salah satu contoh transformasi sektor pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Transformasi tersebut dinilai dapat meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia dalam mendukung pencapaian visi Indonesia Emas.
Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Bondowoso melakukan pengamanan dan pengaturan di sejumlah lokasi kegiatan. Seluruh rangkaian kunjungan kerja tersebut berjalan tertib, aman, dan kondusif.
Kehadiran Kapolres Bondowoso bersama jajaran dalam agenda tersebut menegaskan peran Polri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal program pembangunan, termasuk penguatan ketahanan pangan nasional.
Melalui sinergi pemerintah, akademisi, petani, aparat keamanan, dan masyarakat, pengembangan pertanian organik di Bondowoso diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan petani serta terwujudnya swasembada pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....