NTT Diminta Maksimalkan Kesempatan Jadi Tuan Rumah PON 2028

  • 20 Jul 2026 10:47 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Kupang – Wakil Ketua Umum I KONI NTT, Johni Asadoma, menegaskan Provinsi NTT bersama Provinsi NTB harus memanfaatkan kepercayaan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 secara maksimal. Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijawab dengan kesiapan dan perencanaan yang matang.

"Kesempatan ini merupakan amanah yang sangat besar. Karena itu kita harus memanfaatkannya sebaik mungkin dengan mempersiapkan seluruh aspek penyelenggaraan secara matang," kata Johni tegas.

Ia menekankan bahwa persiapan tidak boleh ditunda. Sejak dini, struktur kepanitiaan penyelenggara maupun panitia pelaksana pada setiap cabang olahraga harus segera dibentuk agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan secara efektif.

Menurut Johni, masing-masing pengurus cabang olahraga harus menjadi pelaksana utama pada cabang olahraga yang dipertandingkan karena memiliki pemahaman teknis terkait seluruh kebutuhan pertandingan. Hal tersebut mencakup regulasi, perangkat pertandingan, peralatan, hingga kebutuhan ofisial dan aspek teknis lainnya.

"Pengurus cabang olahraga adalah pihak yang paling memahami kebutuhan teknis pertandingan. Karena itu mereka harus menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan setiap cabang olahraga," ujarnya.

Selain menargetkan sukses penyelenggaraan, Johni menegaskan bahwa tujuan utama NTT sebagai tuan rumah adalah meningkatkan prestasi olahraga secara nyata dan berkelanjutan. Mantan atlet tinju nasional itu menilai momentum PON 2028 harus dimanfaatkan untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.

"Kita wajib menargetkan medali emas. Budaya yang harus kita bangun adalah budaya emas, bukan hanya puas dengan medali perak atau perunggu. Prestasi di level medali emas itu tentu lahir dari pembinaan atlet yang berkualitas dan berkelanjutan," katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, KONI NTT akan melakukan pemetaan terhadap seluruh cabang olahraga berdasarkan potensi prestasi. Pemetaan itu akan mengelompokkan cabang olahraga ke dalam kategori super prioritas yang ditargetkan meraih medali emas, cabang olahraga prioritas, hingga cabang olahraga potensial yang akan mendapat pembinaan sesuai kemampuan dan prospek prestasinya.

Melalui strategi tersebut, KONI NTT berharap program pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berbasis pada kekuatan daerah. Dengan demikian, NTT tidak hanya sukses sebagai penyelenggara PON 2028 bersama NTB, tetapi juga mampu mencatatkan peningkatan prestasi yang signifikan melalui perolehan medali emas dan lahirnya atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....