Nelayan Asal Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Lumajang
- 17 Jul 2026 19:43 WIB
- Jember
RRI.CO.ID Lumajang- Seorang nelayan asal Kabupaten Jember ditemukan meninggal dunia terdampar di pesisir Pantai Savana, Desa Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jumat (17/7/2026) pagi. Korban diketahui bernama Sugi, 50 tahun, warga Dusun Taman Sari, Desa Lohjejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lumajang Isnugroho, evakuasi jenazah dilakukan tim gabungan dari TRC BPBD Kabupaten Lumajang bersama Polsek Tempeh, Koramil 0821/10 Tempeh, Puskesmas Tempeh, dan warga sekitar.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Lumajang, kronologi bermula pada Kamis (16/7/2026) malam. Korban bersama dua rekannya, Zaidin dan Gio, berangkat mencari ikan dari Puger menuju ke arah barat dan bermalam di sekitar timur Pantai Watupecak, Lumajang.
Sekitar pukul 23.00 WIB, gelombang tinggi di perairan selatan Lumajang menghantam perahu mereka. Perahu kemasukan air dan oleng hingga menyebabkan Sugi terpental ke laut.
Keesokan harinya, Jumat pukul 07.14 WIB, salah satu rekan korban, Giyono, menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Lumajang dan melaporkan adanya jenazah yang terdampar di pesisir Pantai Savana Pandanwangi.
Tim aju BPBD tiba di lokasi pukul 07.40 WIB, disusul tim siaga lainnya. Pukul 08.00 WIB proses evakuasi dimulai. Jenazah berhasil diangkat ke area Padang Savana pada pukul 08.30 WIB, lalu dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD dr. Haryoto Lumajang menggunakan ambulans Puskesmas Tempeh nopol N 1859 YP. Jenazah tiba di rumah sakit pukul 09.40 WIB dan setelah identifikasi dipastikan merupakan Sugi.
"BPBD menyebut dua rekan korban lainnya, Gio dan Zaidin, telah dievakuasi lebih dulu oleh nelayan dari Puger. Saat ini keluarga Sugi telah menuju RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk proses lebih lanjut," Katanya Jumat 17 Juli 2026
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang melalui laporan resmi menyatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polsek Tempeh, Koramil Tempeh, dan PSC 119 Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang. Satu regu TRC BPBD dikerahkan untuk membantu evakuasi, sementara regu siaga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan keluarga serta wilayah terdampak.
Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut di pesisir selatan Lumajang akibat gelombang tinggi dalam beberapa hari terakhir. BPBD mengimbau nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melaut saat kondisi cuaca buruk.
Laporan ini telah disampaikan kepada Bupati Lumajang dengan tembusan Kepala BNPB, Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Lumajang, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....