Musim Kemarau, Dinkes Ende Minta Lima Kelompok Rentan Waspadai Ancaman ISPA

  • 17 Jul 2026 14:13 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Dinas Kesehatan Kabupaten Ende mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau 2026. Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada lima kelompok rentan yang dinilai memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan saluran pernapasan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Fransisca Nusanumba Ero, S.Si.T., M.P.H., kepada RRI Kamis 16 Juli 2026 mengatakan kondisi udara yang lebih kering, meningkatnya debu, serta berkurangnya ketersediaan air bersih menjadi faktor yang dapat memicu peningkatan kasus ISPA. Karena itu, masyarakat diminta lebih memperhatikan kesehatan selama musim kemarau berlangsung.

Fransisca menjelaskan kelompok pertama yang perlu mendapat perhatian adalah balita. Menurutnya, anak usia di bawah lima tahun memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang sempurna sehingga lebih mudah terserang infeksi saluran pernapasan.

Kelompok berikutnya adalah lanjut usia atau lansia yang umumnya mengalami penurunan daya tahan tubuh dan memiliki penyakit penyerta. Kondisi tersebut membuat lansia lebih rentan mengalami komplikasi apabila terinfeksi ISPA.

Selain itu, ibu hamil juga termasuk kelompok yang harus meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Gangguan pernapasan yang dialami ibu hamil dikhawatirkan dapat memengaruhi kondisi kesehatan ibu maupun janin.

Dinas Kesehatan juga mengingatkan penderita penyakit kronis, seperti asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), penyakit jantung, dan diabetes melitus, agar lebih menjaga kondisi kesehatan. Paparan debu dan udara kering dapat memperburuk penyakit yang telah diderita.

Kelompok terakhir yang dinilai berisiko tinggi adalah pekerja luar ruangan, seperti petani, nelayan, buruh bangunan, dan pedagang. Aktivitas yang berlangsung di ruang terbuka membuat mereka lebih sering terpapar debu dan panas matahari selama musim kemarau.

"Kelompok-kelompok ini harus mendapatkan perhatian khusus. Kami meminta masyarakat untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah yang berdebu, serta segera berobat ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala," ujar Fransisca.

Ia menambahkan, penerapan langkah pencegahan sejak dini diharapkan mampu menekan risiko penularan maupun keparahan ISPA selama musim kemarau. Dinas Kesehatan Kabupaten Ende juga terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan apabila mengalami keluhan gangguan pernapasan agar dapat ditangani sedini mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....