MPLS Diisi Kegiatan Pengelolaan Sampah, BPBD: Mitigasi Bencana
- 17 Jul 2026 19:45 WIB
- Jember
RRI.CO.ID, Bondowoso – Penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Selolembu, Kecamatan Curahdami, diisi dengan pelatihan pembuatan bank sampah bagi seluruh siswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan konsep mitigasi bencana sejak usia dini.
Pelatihan tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso yang memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah sebagai langkah dasar mengurangi risiko bencana.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengatakan pendidikan lingkungan kepada anak-anak merupakan investasi jangka panjang yang tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga akan berdampak positif bagi masyarakat.
"Hari ini kami memberikan sebuah nilai yang mungkin sifatnya sederhana, tetapi ini akan bermanfaat bagi murid dan nantinya juga berdampak kepada masyarakat," ujarnya.
Menurut Kristianto, pengelolaan lingkungan yang baik merupakan fondasi utama dalam mencegah terjadinya bencana. Lingkungan yang bersih, asri, dan berwawasan ekologi dinilai mampu menekan berbagai potensi kerawanan bencana.
"Pengelolaan lingkungan adalah hal yang paling utama dalam mencegah terjadinya bencana. Ketika lingkungan dikelola dengan baik, asri, dan berwawasan ekologi, maka potensi kerawanan bencana akan berkurang," katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah juga memberikan manfaat lain berupa berkurangnya volume sampah yang selama ini masih menjadi persoalan di berbagai daerah.
Kristianto menjelaskan, dalam konsep pengurangan risiko bencana, pengelolaan lingkungan merupakan langkah paling mendasar. Salah satu contoh nyata adalah banjir yang tidak hanya dipengaruhi faktor hidrometeorologi, tetapi juga kondisi lingkungan yang buruk akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan.
"Faktor terbesar yang memperparah banjir adalah lingkungan yang tidak sehat. Masyarakat membuang sampah di sungai maupun selokan sehingga dampaknya menjadi lebih besar," jelasnya.
Karena itu, melalui kegiatan MPLS, BPBD bersama pihak sekolah berupaya menanamkan kebiasaan positif kepada para siswa baru agar memiliki karakter yang peduli terhadap lingkungan sekaligus tanggap terhadap potensi bencana.
Pelatihan bank sampah tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya budaya pengelolaan sampah di lingkungan sekolah, sekaligus mendorong para siswa untuk menerapkan kebiasaan serupa di rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....