Tiga Jenazah Korban Bom Sisa PD II di Biak Teridentifikasi, Diserahkan ke Keluarga
- 16 Jul 2026 18:31 WIB
- Biak
RRI.CO.ID,Biak – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi menerima dan menyerahkan tiga jenazah korban ledakan bom sisa Perang Dunia II kepada keluarga masing-masing, Rabu 15 Juli 2026 di Ruang Jenazah RSUD Biak Numfor. Prosesi berlangsung penuh haru setelah identitas ketiga korban dipastikan melalui pemeriksaan DNA.
Kepala Pelaksana BPBD Biak Numfor, Lot L. Yensenem, menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja keras mengidentifikasi ketiga korban yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang/belum ditemukan.
“Terima kasih Pak Kapolres dan seluruh jajaran kepolisian yang telah membantu mengidentifikasi para korban. Terima kasih juga bagi setiap pihak yang telah berkontribusi dalam proses ini. Saat ini pihak kepolisian telah menyerahkan jenazah kepada pemerintah daerah, dan kami mewakili pemerintah daerah menerima serta akan menyerahkannya kepada keluarga masing-masing untuk proses pemakaman sesuai rencana keluarga,” ujar Lot dalam prosesi penyerahan.
“Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami pemerintah daerah menyerahkan jenazah korban kepada keluarga untuk dikebumikan dengan layak,” tambahnya.
Berkat kerja sama dan kolaborasi lintas pihak, Polres Biak Numfor yang didukung penuh Polda Papua akhirnya berhasil menetapkan identitas ketiga korban yang sempat belum teridentifikasi. Berdasarkan keterangan Penata I DVI Polda Papua, Hamzah Chusaeni, S.H., M.K.M., sampel DNA telah dikirim ke Laboratorium Pusdokkes Polri pada 7 Juni 2026 dan hasilnya keluar pada akhir bulan yang sama.
Ketiga korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah:
1. Yohanes Marandof
2. La Ini
3. Yulianus Raubaba

Sebelumnya melalui Press release di Aula Polres Biak Numfor, Direktur Reserse Kriminal Polda Papua, Kombes Pol Parasian Herman Gultom, S.I.K., M.Si., menjelaskan seluruh proses penyelidikan dilakukan secara teliti dan berbasis ilmu pengetahuan sehingga hasil identitas dapat dipastikan keakuratannya sebelum diumumkan kepada publik.
Peristiwa ledakan bom sisa perang yang terjadi pada 31 Mei 2026 lalu di Komplek Perikanan, Jalan Wolter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, merenggut total 9 nyawa, yakni 8 orang meninggal saat kejadian dan 1 orang lainnya meninggal saat menjalani perawatan. Selain itu, peristiwa ini juga menyebabkan 6 orang lainnya mengalami luka-luka, serta merusak 1 rumah ibadah dan 9 unit rumah warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....