Charity Night SOIna Targetkan Dana untuk Dukung Atlet ke PESONAS II
- 16 Jul 2026 16:35 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Jakarta - Panitia Charity Night Special Olympics Indonesia (SOIna) menargetkan penghimpunan dana guna mendukung keikutsertaan atlet penyandang disabilitas intelektual pada Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026 di Kupang, NTT. Penggalangan dana dilakukan melalui donasi para dermawan serta lelang karya seni dan kain tenun khas NTT ini juga untuk Special Olympics World Summer Games (SOWG) 2027 di Santiago, Chile.
Ketua Panitia Charity Night, Gatot Prihandono, mengatakan kegiatan tersebut dirangkaikan dengan berbagai pertunjukan seni dan olahraga sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan para atlet SOIna. Rangkaian acara meliputi penyematan PIN Sahabat SOIna, penampilan dance sport bertajuk Tarian Ondel-Ondel, tari This is Me, pertunjukan Sanggar Pelita Monas, serta penampilan biola dari atlet SOIna.
Selain pertunjukan, panitia juga menggelar lelang lukisan karya atlet SOIna dan lelang kain tenun khas NTT yang dipandu Raldy Doy. "Seluruh hasil lelang dan donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai partisipasi atlet pada PESONAS II Tahun 2026 dan SOWG 2027," kata Gatot, Rabu 15 Juli 2026.
Gatot berharap Charity Night mampu menghimpun dukungan yang lebih luas dari masyarakat maupun dunia usaha. Menurutnya, setiap kontribusi yang diberikan akan menjadi modal penting bagi para atlet untuk berlatih dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menilai kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku industri dan korporasi untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan yang inklusif melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Menurutnya, dukungan kepada atlet penyandang disabilitas intelektual merupakan investasi sosial jangka panjang yang akan melahirkan masyarakat yang lebih peduli, berempati, dan tangguh.
Sekretaris Panitia Charity Night, Ine Kharisma, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penggalangan dana, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan itu, panitia ingin meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya penerimaan sosial terhadap penyandang disabilitas intelektual.
Menurut Kharisma, penyelenggaraan PESONAS II bukan semata-mata mengejar prestasi olahraga. Ajang tersebut juga bertujuan menumbuhkan keberanian para atlet sekaligus membangun kepedulian masyarakat agar setiap penyandang disabilitas memperoleh kesempatan mengembangkan bakat dan kemampuannya.
Kharisma menjelaskan PESONAS II akan menjadi ajang olahraga multi-event tingkat nasional yang diikuti sekitar 1.368 peserta dari 23 provinsi di Indonesia. Tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi atletik, bocce, sepak bola, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan senam ritmik.
Ia menambahkan atlet yang berprestasi pada PESONAS II akan diproyeksikan memperkuat kontingen Indonesia pada Special Olympics World Summer Games 2027 di Santiago, Chile. Ajang internasional tersebut diperkirakan diikuti sekitar 6.000 atlet dari 170 negara yang akan bersaing pada 21 cabang olahraga, sementara Indonesia memperoleh kuota sebanyak 69 delegasi yang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, dan tim medis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....