Pohon Tumbang Ganggu Akses Jalur Garut-Bandung

  • 16 Jul 2026 14:26 WIB
  •  Bandung
Poin Utama
  • Pohon jenis juar tumbang di Jalan Raya Bandung-Garut, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut pada Kamis 16 Juli 2026 pukul 10.30 WIB.
  • Aparat Polsek Cibatu berhasil mengevakuasi pohon dalam waktu 30 menit melalui kerja sama dengan instansi terkait tanpa ada korban jiwa maupun kerugian material.
  • Pohon diduga tumbang karena kondisi batang yang sudah tua, lapuk, dan keropos, dengan pemilik pohon adalah Hj. Maman.

RRI.CO.ID, Garut - Aparat Kepolisian dari Polsek Cibatu bergerak cepat melakukan evakuasi pohon tumbang yang melintang di Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di Kampung Bandrek Kulon/Selagedang, RT 03/RW 03, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif, mengatakan pohon tumbang sempat menutup seluruh badan jalan berstatus Nasional tersebut, sehingga arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Garut maupun sebaliknya tidak dapat dilalui kendaraan.

"Begitu menerima informasi, personel langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi bersama instansi terkait. Berkat kerja sama seluruh pihak, pohon berhasil dipotong dan disingkirkan dalam waktu sekitar 30 menit sehingga arus lalu lintas Jalur Nasional tersebut kembali normal," ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, pohon jenis juar yang diketahui milik Hj. Maman diduga tumbang akibat kondisi batang yang sudah tua dan keropos." Pohon tumbang diduga akibat sudah lapuk dimakan usia," katanya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material. Namun, arus kendaraan sempat terhenti selama proses evakuasi berlangsung." Kendaraan sempat terjadi kemacetan saat melakukan evakuasi," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalan yang terdapat pepohonan besar, serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang demi mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan terhadap arus lalu lintas.

Berkat sinergi antara Polri, TNI, pemerintah desa, Damkar, dan masyarakat, proses evakuasi berjalan aman, lancar, dan situasi arus lalu lintas di lokasi Normal kembali." Alhamdullilah proses evakuasi dapat berjalan lancar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....