Aceh Barat Dorong Sinergi Data untuk Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

  • 16 Jul 2026 21:45 WIB
  •  Meulaboh
Poin Utama
  • Pemerintah Aceh Barat menggelar Rapat Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Tahun 2026 yang membahas penguatan pemanfaatan data untuk mendukung program kesejahteraan masyarakat.
  • Ruswaidi menekankan bahwa data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
  • Penguatan tata kelola data harus menjadi komitmen bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Aceh untuk mempercepat pelayanan publik yang lebih efektif.

RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Aceh Barat yang diwakili Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Barat, Ruswaidi, menghadiri Rapat Koordinasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten/Kota Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Aceh di Aula Eva Sky Hotel Meulaboh, Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan yang diikuti Kepala Bagian Kesra dan perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) se-Aceh itu membahas penguatan pemanfaatan data dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ruswaidi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang telah memilih Kabupaten Aceh Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakor Kesra tahun ini. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Sebagai tuan rumah kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kehadiran kita semua dalam forum ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, dan membangun sinergi antar daerah dalam mewujudkan pelayanan sosial yang berkualitas," ujar Ruswaidi.

Ia mengatakan, kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan utama seluruh kebijakan pemerintah, baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan maupun keagamaan. Karena itu, seluruh program pembangunan harus didukung oleh data yang akurat agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat.

Menurut Ruswaidi, tema Rakor Kesra Tahun 2026 mengenai pemanfaatan data sangat relevan dengan tantangan pemerintahan saat ini. Di era transformasi digital, data menjadi fondasi penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan program hingga evaluasi kebijakan pembangunan.

"Namun keberhasilan program tersebut juga sangat bergantung pada satu hal penting yaitu kualitas data. Kami menilai bahwa tema Rakor tahun ini, yakni pemanfaatan data untuk kesejahteraan rakyat, sangat relevan dengan tantangan pemerintahan saat ini," katanya.

Ia menegaskan bahwa penguatan tata kelola data harus menjadi komitmen bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Aceh. Menurutnya, data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

"Data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Dalam hal ini Bagian Kesra memiliki peran strategis memastikan setiap program didukung data yang berkualitas," jelasnya.

Ruswaidi berharap Rakor Kesra mampu menghasilkan rekomendasi strategis untuk memperkuat pengelolaan data dan meningkatkan sinergi antarperangkat daerah di seluruh Aceh. Ia juga berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi pedoman dalam menyusun berbagai program kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan akan mempercepat terwujudnya pelayanan publik yang lebih efektif. Dengan demikian, berbagai program sosial diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....