Tak Perlu Daftar, Angkutan Pelajar Kurangi Macet dan Penggunaan Motor Siswa

  • 16 Jul 2026 11:50 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang menargetkan program angkutan pelajar gratis tidak hanya mempermudah akses transportasi menuju sekolah, tetapi juga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mengurangi kepadatan kendaraan di jam berangkat dan pulang sekolah.

Seluruh pelajar mulai jenjang SD, SMP hingga SMA dapat langsung memanfaatkan layanan tersebut tanpa proses pendaftaran. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, dalam program Halo RRI, Rabu, 15 Juli 2026.

Menjawab pertanyaan pendengar mengenai syarat naik angkutan pelajar, Widjaja mengatakan pelajar di Kota Malang tidak perlu mendaftar.

"Langsung naik saja. Tidak perlu daftar. Baik siswa SD, SMP maupun SMA dipersilakan menggunakan angkutan pelajar," ujarnya.

Setiap armada akan mulai bersiaga sejak pukul 05.00 WIB di titik pelayanan sehingga pelajar dapat tiba di sekolah sebelum jam masuk.

Menurut Widjaja, keberadaan angkutan pelajar menjadi solusi untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh siswa yang belum memenuhi syarat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Anak-anak sekolah banyak yang masih SMP atau SMA tetapi sudah diberi kendaraan oleh orang tuanya. Itu memiliki risiko kecelakaan yang tinggi," katanya.

Selain meningkatkan keselamatan, pemerintah juga mengajak masyarakat mulai beralih menggunakan transportasi umum sebagaimana kota-kota maju yang mengutamakan angkutan publik dibanding kendaraan pribadi.

"Tujuan utamanya mengurangi risiko kecelakaan dan mengurangi kepadatan lalu lintas. Kota yang semakin maju justru semakin mengutamakan angkutan publik," tegas Widjaja.

Untuk memudahkan akses angkutan pelajar, titik pemberhentian akan mengikuti jalur yang telah disiapkan pemerintah dan akan dievaluasi secara berkala agar semakin banyak sekolah yang dapat terlayani. Dengan evaluasi rutin setiap tiga bulan, Dishub membuka peluang penyesuaian rute sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan pendidikan di Kota Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....