Imigrasi dan PT Conch West Papua Cement Sepakati Kerja Sama Layanan Keimigrasian
- 15 Jul 2026 15:53 WIB
- Manokwari
RRI. CO. ID, Manokwari – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama PT Conch West Papua Cement menandatangani perjanjian kerja sama tentang layanan keimigrasian pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Terminal Khusus PT Conch West Papua Cement di Manokwari, Rabu, 15 Juli 2025. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran pelayanan keimigrasian bagi aktivitas perusahaan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Papua Barat, Asrul, mengatakan seluruh persyaratan pembentukan Tempat Pemeriksaan Imigrasi di terminal khusus PT Conch West Papua Cement telah dinyatakan lengkap dan segera diajukan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk mendapatkan penetapan.
Menurut Asrul, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Manokwari akan mengantarkan langsung dokumen usulan tersebut ke Jakarta sebagai bentuk percepatan proses administrasi. Ia optimistis penetapan terminal khusus PT Conch sebagai Tempat Pemeriksaan Imigrasi dapat segera terealisasi.
"Dalam waktu tidak lama kami berharap terminal khusus PT Conch West Papua Cement sudah resmi menjadi Tempat Pemeriksaan Imigrasi sehingga pelayanan keimigrasian dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.
Asrul menegaskan Kanwil Ditjen Imigrasi Papua Barat mendukung penuh operasional dan pengembangan investasi PT Conch West Papua Cement di Papua Barat. Menurutnya, keberadaan perusahaan tersebut telah memberikan manfaat bagi daerah dengan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Ia menjelaskan, sebagai institusi yang memiliki fungsi pelayanan masyarakat, penegakan hukum, dan fasilitator pembangunan, Imigrasi berkomitmen memberikan kemudahan layanan keimigrasian bagi pelaku usaha yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Melalui perjanjian kerja sama ini, pelayanan keimigrasian di Terminal Khusus PT Conch West Papua Cement diharapkan semakin efektif dan efisien, sekaligus mendukung iklim investasi serta pertumbuhan ekonomi di Papua Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....